kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45941,36   -7,11   -0.75%
  • EMAS923.000 0,00%
  • RD.SAHAM -0.83%
  • RD.CAMPURAN -0.34%
  • RD.PENDAPATAN TETAP -0.19%

Zoom incar dana US$ 1,75 miliar melalui penawaran saham kedua


Rabu, 13 Januari 2021 / 12:30 WIB
Zoom incar dana US$ 1,75 miliar melalui penawaran saham kedua
ILUSTRASI. A 3D printed Zoom logo is placed on the keyboard in this illustration taken April 12, 2020. REUTERS/Dado Ruvic

Reporter: Maizal Walfajri | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - CALIFORNIA. Perusahaan penyedia layanan komunikasi Zoom Video Communications Inc tengah mengelar penawaran saham kedua. Perusahaan menargetkan dapat mengumpulkan dana senilai US$ 1,75 miliar mengutip Bloomberg pada Rabu (13/1).

Langkah galang dana ini dilakukan memanfaatkan momentum peningkatan permintaan platform konferensi video selama pandemi. Zoom menjual sekitar 5,15 juta saham dengan harga US US$ 340 per saham.

Harga itu lebih rendah 4,7% dari harga penutupan pasar terakhirnya, menurut sebuah pernyataan pada hari Selasa. Penawaran tersebut diharapkan ditutup sekitar 15 Januari mendatang.

“Perusahaan telah memberikan opsi 30 hari kepada penjamin emisi untuk membeli sebanyak 735.294 saham tambahan dari saham Kelas A pada harga penawaran umum. Harga itu tidak termasuk diskon dan biaya penjaminan emisi,” terang pernyataan itu.

Baca Juga: Zoom meeting cabut batasan video call 40 menit selama liburan akhir tahun,

JPMorgan Chase & Co adalah satu-satunya bookrunner untuk penjualan tersebut. 

Saham Zoom naik 5,7% pada hari Selasa di New York.

Pendapatan Zoom telah melonjak lebih dari 380% dalam 12 bulan terakhir, mencerminkan permintaan signifikan seiring tren bekerja, belajar, dan bersosialisasi dari rumah lewat komputer.

Chief Executive Officer Eric Yuan telah mencoba mendiversifikasi kemampuan Zoom untuk bisa dimanfaatkan oleh perusahaan besar, bisnis kecil dan menengah. Begitupun bagi individu sehingga perusahaan dapat berkembang setelah virus corona dikendalikan dan lebih banyak pekerja yang kembali ke kantor mereka.

Dalam laporan pendapatan terbaru Zoom, disebutkan bahwa pertumbuhan pendapatan pada 2021 mungkin sedikit kurang eksplosif dibandingkan tahun lalu. 

Namun, Zoom mengatakan pihaknya mengharapkan peningkatan penjualan sebesar 330% pada kuartal saat ini, yang berakhir pada Januari.

Selanjutnya: Zoom to expand presence in Singapore with R&D centre, hire hundreds

 




TERBARU

[X]
×