kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.574.000   -2.000   -0,08%
  • USD/IDR 17.913   -79,00   -0,44%
  • IDX 6.037   27,39   0,46%
  • KOMPAS100 777   3,53   0,46%
  • LQ45 595   3,08   0,52%
  • ISSI 210   1,46   0,70%
  • IDX30 331   2,54   0,77%
  • IDXHIDIV20 423   3,72   0,89%
  • IDX80 89   0,46   0,52%
  • IDXV30 115   0,93   0,82%
  • IDXQ30 108   0,61   0,57%

20 menteri dan pengusaha telah ditahan setelah Mubarak lengser


Minggu, 15 Mei 2011 / 08:40 WIB
ILUSTRASI. OPPO Reno4 akan resmi menyapa penggemarnya di Indonesia pada tanggal 6 Agustus 2020 mendatang.


Reporter: Dyah Megasari, ,

KAIRO. Pasca lengsernya mantan Presiden Mesir Hosni Mubarak, saat ini sudah ada sekitar 20 menteri dan pengusaha ditahan. Mereka adalah yang terbukti terlibat memberikan kontribusi terhadap seluruh kejahatan yang dilakukan Mubarak.

Pekan lalu seorang mantan Menteri Dalam Negeri Mesir, Habib al-Adly mendapat hukuman 12 tahun penjara dengan tuduhan pencucian uang dan korupsi.

Dia juga menghadapi tuntutan kasus pembunuhan karena memberikan perintah kepada tentara untuk menembak para pendemo. Untuk kasus ini, jika terbukti bersalah, ganjarannya adalah hukuman mati.

Para reformis Mesir meyakini keluarga Mubarak semasa berkuasa telah mengumpulkan harta senilai lebih dari puluhan miliar dollar. Meskipun Mubarak telah membantah, bukti lain sudah menjawab yaitu, dibekukannya seluruh rekening keluarga di Mesir dan di Swiss.

Hingga saat ini, seluruh keluarga Mubarak dilarang untuk keluar negeri dan kekayaan mereka telah dibekukan oleh Jaksa Agung Abdel Magid Mahmud.




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×