kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.610.000   7.000   0,27%
  • USD/IDR 18.008   -24,00   -0,13%
  • IDX 6.234   -1,63   -0,03%
  • KOMPAS100 818   1,65   0,20%
  • LQ45 624   2,69   0,43%
  • ISSI 216   0,62   0,29%
  • IDX30 350   0,23   0,07%
  • IDXHIDIV20 430   0,32   0,08%
  • IDX80 94   0,31   0,33%
  • IDXV30 119   1,05   0,89%
  • IDXQ30 112   0,22   0,20%

20 menteri dan pengusaha telah ditahan setelah Mubarak lengser


Minggu, 15 Mei 2011 / 08:40 WIB
ILUSTRASI. OPPO Reno4 akan resmi menyapa penggemarnya di Indonesia pada tanggal 6 Agustus 2020 mendatang.


Reporter: Dyah Megasari, BBC, Reuters |

KAIRO. Pasca lengsernya mantan Presiden Mesir Hosni Mubarak, saat ini sudah ada sekitar 20 menteri dan pengusaha ditahan. Mereka adalah yang terbukti terlibat memberikan kontribusi terhadap seluruh kejahatan yang dilakukan Mubarak.

Pekan lalu seorang mantan Menteri Dalam Negeri Mesir, Habib al-Adly mendapat hukuman 12 tahun penjara dengan tuduhan pencucian uang dan korupsi.

Dia juga menghadapi tuntutan kasus pembunuhan karena memberikan perintah kepada tentara untuk menembak para pendemo. Untuk kasus ini, jika terbukti bersalah, ganjarannya adalah hukuman mati.

Para reformis Mesir meyakini keluarga Mubarak semasa berkuasa telah mengumpulkan harta senilai lebih dari puluhan miliar dollar. Meskipun Mubarak telah membantah, bukti lain sudah menjawab yaitu, dibekukannya seluruh rekening keluarga di Mesir dan di Swiss.

Hingga saat ini, seluruh keluarga Mubarak dilarang untuk keluar negeri dan kekayaan mereka telah dibekukan oleh Jaksa Agung Abdel Magid Mahmud.




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×