Sumber: Reuters | Editor: Khomarul Hidayat
KONTAN.CO.ID - SHANGHAI. Kementerian Luar Negeri China menyatakan keprihatinan atas serangan Amerika Serikat (AS)-Israel terhadap Iran dan menyerukan gencatan senjata segera. China juga mendesak semua pihak untuk menghindari eskalasi dan untuk melanjutkan dialog dan negosiasi.
Dalam sebuah pernyataan pada Sabtu (28/2/2026), Kementerian Luar Negeri China mengatakan kedaulatan, keamanan, dan integritas teritorial Iran harus dihormati.
Pada hari Minggu (1/3/2026), kedutaan besar China di Israel mengeluarkan pemberitahuan yang menyarankan warga negara China di Israel untuk segera mengungsi ke daerah yang lebih aman di dalam negeri atau pergi ke Mesir melalui perbatasan Taba.
Baca Juga: Media Pemerintah Iran Konfirmasi Kematian Pemimpin Tertinggi Ayatollah Ali Khamenei
AS dan Israel melancarkan serangan terhadap Iran pada hari Sabtu, menargetkan kemampuan militernya. Pemimpin Tertinggi Iran Ali Khamenei tewas dalam operasi tersebut, menurut laporan media pemerintah.
Secara terpisah, operator maskapai penerbangan yang berbasis di Hong Kong, Cathay Group, pada hari Sabtu menangguhkan operasinya di Timur Tengah, dengan alasan ketegangan regional menyusul serangan tersebut.
Penangguhan tersebut memengaruhi penerbangan penumpang ke dan dari Dubai dan Riyadh, serta layanan kargo yang beroperasi melalui Bandara Internasional Al Maktoum di Dubai, kata Cathay, induk perusahaan Cathay Pacific Airways, dalam sebuah pernyataan.
Pihak berwenang mengatakan akan mengalihkan rute penerbangan yang biasanya melewati daerah yang terdampak.
Baca Juga: Bandara Dubai dan Hotel Ikonik Burj Al Arab Rusak Akibat Serangan Rudal Iran













