kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.669.000   -6.000   -0,22%
  • USD/IDR 16.917   7,00   0,04%
  • IDX 9.075   42,82   0,47%
  • KOMPAS100 1.256   8,05   0,64%
  • LQ45 889   7,35   0,83%
  • ISSI 330   0,23   0,07%
  • IDX30 452   3,62   0,81%
  • IDXHIDIV20 533   4,12   0,78%
  • IDX80 140   0,85   0,61%
  • IDXV30 147   0,15   0,10%
  • IDXQ30 145   1,19   0,83%

4 Bank Venezuela Terima Kucuran Dana US$ 300 Juta dari Qatar, Dolar Mengalir ke Pasar


Sabtu, 17 Januari 2026 / 06:45 WIB
4 Bank Venezuela Terima Kucuran Dana US$ 300 Juta dari Qatar, Dolar Mengalir ke Pasar
ILUSTRASI. Pendapatan minyak senilai US$ 300 juta disimpan di rekening Qatar, lalu disalurkan ke 4 bank Venezuela. (REUTERS/Dado Ruvic)


Sumber: Reuters | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - CARACAS. Empat bank Venezuela pekan ini diberitahu oleh pemerintah negara itu bahwa mereka akan membagi US$ 300 juta pendapatan minyak yang disimpan di rekening di Qatar, memungkinkan mereka untuk menjual dolar kepada perusahaan-perusahaan Venezuela yang membutuhkan valuta asing untuk membayar bahan baku, kata dua sumber keuangan dan seorang analis.

Mengutip Reuters, Sabtu (17/1/2026), suntikan modal asing ini datang setelah berminggu-minggu pasokan dolar semakin ketat, karena AS menyita kapal tanker minyak Venezuela dan memukul aliran pendapatan utama negara itu.

Perusahaan-perusahaan Venezuela yang perlu mengimpor bahan baku telah lama harus menukar bolivar lokal mereka dengan dolar yang dipegang oleh bank sentral, yang dihasilkan dari penjualan minyak dan melalui transaksi yang dilakukan dengan kartu kredit asing di dalam negeri.

Baca Juga: Harga Minyak Stabil, Investor Menutup Posisi Short Jelang Libur Panjang

Presiden sementara Venezuela, Delcy Rodriguez, mengatakan pada hari Jumat bahwa pendapatan yang berasal dari penjualan minyak akan disalurkan melalui bank sentral.

"Pendapatan tersebut akan sampai ke bank-bank swasta melalui mekanisme pasar valuta asing," katanya.

Amerika Serikat mengatakan pekan ini bahwa mereka telah menyelesaikan penjualan minyak Venezuela senilai US$ 500 juta pertama, bagian dari kesepakatan US$ 2 miliar yang dicapai bulan ini setelah penggulingan Presiden Nicolas Maduro dan pelantikan pemimpin sementara Rodriguez. 

Pemerintahan Presiden AS Donald Trump mengatakan Venezuela akan menjual antara 30 juta dan 50 juta barel.

Sebuah sumber industri yang mengetahui rencana tersebut mengatakan rekening utama untuk transaksi tersebut berada di Qatar.

Sebagian dari pendapatan akan dialokasikan untuk proyek-proyek sosial dan infrastruktur, kata Rodriguez pada hari Kamis, saat ia mengajukan usulan reformasi undang-undang hidrokarbon, yang bertujuan untuk meningkatkan investasi minyak, kepada badan legislatif negara tersebut.

Pihak berwenang pada hari Kamis memberi tahu empat lembaga keuangan lokal, yang semuanya memiliki bank koresponden di luar negeri, bahwa mereka akan menerima sekitar US$ 75 juta masing-masing dalam beberapa hari mendatang dari pendapatan minyak, kata kedua sumber tersebut.

Baca Juga: Trump Umumkan Dewan Perdamaian Gaza: Siapa Saja Anggota Intinya?

Dolar tersebut kemudian dapat dijual kepada perusahaan-perusahaan di Venezuela sesuai pedoman bank sentral, tambah sumber tersebut. Baik kementerian keuangan maupun bank sentral tidak menanggapi permintaan komentar.

“Sekitar US$ 500 juta telah disetorkan ke dalam dana perwalian Qatar.” Dari jumlah tersebut, $300 juta akan dijual kepada empat bank swasta besar," tulis ekonom Alejandro Grisanti, direktur perusahaan analis lokal Ecoanalitica, di X pada hari Jumat.

Pemerintah Venezuela mulai mengizinkan penggunaan mata uang kripto yang terkait dengan dolar seperti USDT, di pasar pertukaran pada paruh kedua tahun 2025, setelah AS mengeluarkan lisensi terbatas kepada Chevron untuk mengekspor minyak mentah tetapi melarang pembayaran kepada pemerintah.

Namun, bahkan aliran kripto ke sektor swasta telah menurun, kata salah satu sumber, menambahkan bahwa jika lebih banyak dolar masuk dari penjualan minyak mentah, alokasi melalui kripto kemungkinan akan menurun.

Bolivar melemah 83% pada tahun 2025, mempercepat kenaikan harga.

Selanjutnya: Investasi Asing ke Indonesia Melambat Sepanjang 2025, Minat Investor Menciut?

Menarik Dibaca: Samsung Galaxy A37 Siap Meluncur, Performa Exynos Siap Ungguli Samsung A36


Tag


TERBARU
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Foreign Exchange & Hedging Strategies Investing From Zero

[X]
×