kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.788.000   -12.000   -0,43%
  • USD/IDR 17.739   71,00   0,40%
  • IDX 6.162   67,10   1,10%
  • KOMPAS100 813   8,13   1,01%
  • LQ45 620   4,04   0,66%
  • ISSI 218   3,97   1,85%
  • IDX30 355   2,58   0,73%
  • IDXHIDIV20 437   -1,89   -0,43%
  • IDX80 94   1,08   1,17%
  • IDXV30 121   0,41   0,34%
  • IDXQ30 115   -0,63   -0,54%

6 Teknik Warren Buffett untuk Membangun Kekayaan dari Nol


Senin, 25 September 2023 / 09:18 WIB
ILUSTRASI. Investor terkenal Warren Buffett telah membangun kekayaan besar dalam hidupnya, berkat pilihan investasi yang cerdas. REUTERS/Rick Wilking


Reporter: Barratut Taqiyyah Rafie | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

KONTAN.CO.ID - Investor terkenal Warren Buffett telah membangun kekayaan besar dalam hidupnya, berkat pilihan investasi yang cerdas.

Mengutip The Motley Fool dan GoBankingRates, berikut adalah lima teknik Buffett yang dia gunakan untuk membangun kekayaannya dari nol.

1. Berpikir jangka panjang

Skala waktu investasi Buffett adalah jangka panjang. Dia berpikir dalam hitungan tahun, dekade, atau bahkan lebih lama.

Hal itu memiliki beberapa manfaat praktis. Misalnya, ini berarti Buffett tidak mengikuti setiap perubahan yang terjadi di pasar saham. Dia tidak membuang waktu untuk memeriksa portofolionya secara obsesif.

Namun manfaat utamanya adalah hal ini memungkinkan dia untuk membeli bisnis yang menurutnya masih memiliki masa depan yang bagus (seperti Apple) lalu duduk santai dan mudah-mudahan membiarkan kesuksesan menumpuk di atas kesuksesan bisnis, sehingga menaikkan harga saham.

Baca Juga: Warren Buffett Punya Cara yang Efektif Agar Perusahaannya Tidak Bangkrut

2. Membangun pendapatan pasif

Buffett adalah ahli pendapatan pasif, yang telah membangun portofolio saham yang memberinya dividen ratusan juta dolar setiap tahunnya.

Dia mengembalikan uang itu ke lebih banyak investasi. Itu adalah prinsip yang dikenal sebagai penggabungan (compounding) yang juga sering digunakan investor swasta kecil untuk mencoba dan mengembangkan kekayaan lebih cepat.

3. Memperhatikan tanda bahaya

Buffett melihat banyak peluang investasi. Tapi dia tidak melakukan tindakan pada sebagian besar dari mereka.

Ketika dia melihat beberapa tanda bahaya di rekening perusahaan, dia tidak mengabaikannya.

Tidak seperti beberapa investor lainnya, Buffett tidak hanya terpaku pada kemungkinan keuntungan dari investasi tertentu. Sebaliknya, ia juga secara serius mempertimbangkan potensi risiko yang ada. 

Tidak peduli betapa menariknya suatu kesepakatan, jika dia melihat cukup banyak tanda bahaya, dia akan meninggalkannya.

Seperti yang dia katakan, aturan pertama dalam berinvestasi adalah jangan pernah kehilangan uang – dan aturan kedua adalah jangan pernah melupakan aturan pertama.

Baca Juga: 6 Cara Ajarkan Anak-Anak Soal Duit ala Warren Buffett




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×