Reporter: Noverius Laoli | Editor: Noverius Laoli
KONTAN.CO.ID - Maskapai berbiaya murah AirAsia berencana melakukan pemesanan besar pesawat berbadan kecil untuk mendukung ekspansi rute dan penerbangan baru, terutama bagi penumpang pemula di kawasan Asia.
Seiring strategi tersebut, AirAsia memutuskan tidak lagi melanjutkan rencana pemesanan 15 pesawat Airbus A330neo.
Salah satu pendiri AirAsia X, Tony Fernandes, mengatakan kebutuhan maskapai saat ini lebih condong pada pesawat berukuran kecil dan menengah, bukan pesawat berbadan lebar.
Baca Juga: Animo Berlibur Tinggi, AirAsia Move Lakukan Strategi Ini
Menurutnya, pesanan A330neo yang sebelumnya direncanakan sudah tidak relevan dengan arah bisnis terbaru perusahaan.
Fernandes, yang juga menjabat CEO Capital A, induk usaha AirAsia yang baru saja merestrukturisasi lini penerbangannya, menyebutkan pihaknya akan segera mengumumkan pilihan produsen pesawat.
AirAsia tengah mempertimbangkan model pesawat regional dari Airbus maupun Embraer, dengan keputusan final ditargetkan keluar dalam satu bulan ke depan.
Ia menambahkan, jumlah pesawat yang akan dipesan diperkirakan lebih besar dari perkiraan sebelumnya. Sumber industri menyebut AirAsia berpotensi memesan hingga 150 unit Airbus A220.
Baca Juga: Indonesia AirAsia Pastikan Armada A320 Aman dari Kewajiban Rollback Software Airbus
Pernyataan tersebut disampaikan Fernandes kepada Reuters usai mengumumkan rencana pembukaan hub baru berbiaya rendah di Timur Tengah, yang akan berlokasi di Bahrain.
Langkah ini menjadi bagian dari strategi AirAsia memperluas jaringan penerbangan internasionalnya.













