Sumber: Reuters | Editor: Khomarul Hidayat
KONTAN.CO.ID - PARIS. Produsen pesawat terbang Eropa, Airbus, telah memerintahkan perbaikan segera terhadap 6.000 unit jet A320 yang telah banyak digunakan maskapai di dunia. Penarikan besar-besaran atau recall ini akan memengaruhi lebih dari separuh armada global, mengancam kekacauan selama akhir pekan perjalanan tersibuk tahun ini di Amerika Serikat (AS) dan memicu gangguan di seluruh dunia.
Perbaikan Airbus A320 ini terutama melibatkan pengembalian ke perangkat lunak sebelumnya, tetapi harus dilakukan sebelum pesawat dapat terbang kembali, menurut buletin kepada maskapai penerbangan yang dilihat Reuters, Jumat (28/11/2025). Beberapa maskapai mengatakan perbaikan tersebut dapat menyebabkan penundaan atau pembatalan penerbangan.
Berikut adalah daftar gangguan besar yang dilaporkan oleh maskapai penerbangan hingga pukul 17.30. ET (22.30 GMT):
American Airlines
Operator A320 terbesar di dunia mengatakan sekitar 340 dari 480 pesawat A320-nya akan membutuhkan perbaikan. Perusahaan tersebut mengatakan bahwa mereka memperkirakan pembaruan akan selesai pada hari Sabtu dengan waktu sekitar dua jam untuk setiap pesawat.
Baca Juga: Airbus Resmi Geser Boeing, A320 Jadi Pesawat Terlaris Sepanjang Sejarah
Lufthansa
Maskapai Jerman ini memperkirakan akan ada sedikit pembatalan atau penundaan penerbangan selama akhir pekan, karena dibutuhkan beberapa jam per pesawat untuk menerapkan langkah-langkah yang ditentukan oleh Airbus. Avianca
Maskapai Kolombia, Avianca, mengatakan penarikan kembali tersebut memengaruhi lebih dari 70% armadanya, yang mau tidak mau menyebabkan gangguan operasional "signifikan" selama 10 hari ke depan. Avianca telah menutup penjualan tiket untuk tanggal perjalanan hingga 8 Desember.
Wizz Air
Beberapa pesawat Wizz Air memerlukan pembaruan perangkat lunak, kata maskapai tersebut, seraya menambahkan bahwa mereka telah segera menjadwalkan pemeliharaan yang diperlukan untuk memastikan kepatuhan penuh terhadap mitigasi. Akibatnya, beberapa penerbangan selama akhir pekan mungkin akan terpengaruh.
British Airways
Tiga pesawat A320 jarak pendek milik maskapai Inggris tersebut terdampak dan tidak memperkirakan adanya dampak operasional.
easyJet Maskapai ini memperkirakan akan terjadi gangguan pada layanannya dan menyatakan akan mengambil semua langkah yang memungkinkan untuk meminimalkan dampaknya.
Air France KLM Maskapai ini membatalkan 35 penerbangan pada hari Jumat menyusul komunikasi dari Airbus.
Baca Juga: Airbus dan Boeing Kompak Tepis Kabar Peluncuran Varian Baru
Air New Zealand
Maskapai ini mengatakan semua pesawat A320neo-nya akan mendapatkan pembaruan perangkat lunak sebelum mengoperasikan layanan berikutnya, yang akan mengganggu sejumlah penerbangannya pada hari Sabtu. Maskapai ini juga memperkirakan akan terjadi sejumlah pembatalan layanan.
Air India
Maskapai ini mengatakan arahan Airbus akan mengakibatkan penataan ulang perangkat lunak/perangkat keras pada sebagian armadanya, yang akan menyebabkan waktu penyelesaian yang lebih lama dan penundaan operasional.
Air India Express
Anak perusahaan Air India yang berbiaya rendah ini mengatakan meskipun sebagian besar pesawatnya tidak akan terdampak, panduan tersebut berlaku untuk operator di seluruh dunia, yang dapat menyebabkan penundaan dan pembatalan.
Indigo
Maskapai berbiaya rendah India ini mengatakan sedang menyelesaikan pembaruan yang diwajibkan secara proaktif, dan bahwa beberapa penerbangan mungkin akan mengalami "sedikit perubahan jadwal" selama menjalani "pembaruan pencegahan".
Volaris
Maskapai Meksiko ini mengatakan pembaruan Airbus akan menyebabkan penundaan dan pembatalan penerbangan selama 48 hingga 72 jam ke depan.
Baca Juga: Boeing dan Airbus Rilis Data Pengiriman Pesawat Juli 2025: Airbus Tetap Unggul
Latam Airlines
Pembaruan ini berlaku untuk sejumlah kecil pesawat Latam dari afiliasi di Kolombia, Chili, dan Peru. Pesawat yang beroperasi dengan afiliasi di Brasil dan Ekuador tidak termasuk dalam pemberitahuan ini.
Turkish Airlines
Perusahaan tersebut mengatakan delapan pesawat A320 akan kembali beroperasi setelah menyelesaikan tindakan yang diperlukan. "Semua operasi kami berjalan dengan aman dan tanpa gangguan," katanya.
Viva
Maskapai Meksiko ini mengatakan armadanya akan terpengaruh oleh pembaruan perangkat lunak Airbus, tetapi belum ada kerangka waktu yang ditentukan kapan pesawat akan siap terbang kembali.
Delta Airlines
Maskapai AS ini memperkirakan dampak operasional dari arahan Airbus akan terbatas.
Aer Lingus
Maskapai Irlandia tersebut mengatakan sejumlah kecil pesawat terdampak, dan maskapai sedang mengambil langkah-langkah untuk menyelesaikan instalasi perangkat lunak yang diperlukan. Maskapai ini memperkirakan tidak akan ada gangguan operasional yang signifikan.
Baca Juga: Airbus Raih Pesanan US$21 Miliar di Paris Air Show, Boeing Fokus Kecelakaan di India
United Airlines
Maskapai yang mengoperasikan jet keluarga A320 ini mengatakan tidak terdampak oleh pengumuman Airbus. Azul SA
Maskapai Brasil, Azul, mengatakan tidak ada satu pun jet A320 miliknya yang termasuk dalam penarikan Airbus.













