kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.711.000   2.000   0,07%
  • USD/IDR 17.818   -194,00   -1,08%
  • IDX 6.008   121,62   2,07%
  • KOMPAS100 794   18,85   2,43%
  • LQ45 597   10,61   1,81%
  • ISSI 206   5,10   2,54%
  • IDX30 339   4,60   1,38%
  • IDXHIDIV20 418   3,54   0,86%
  • IDX80 90   1,96   2,24%
  • IDXV30 113   2,76   2,50%
  • IDXQ30 109   1,12   1,03%

Akhirnya pemilik News Corp meminta maaf secara terbuka


Sabtu, 16 Juli 2011 / 20:15 WIB
ILUSTRASI. Harga Samsung S20 yang kini makin terjangkau membuat seri flagship ini makin diburu.


Reporter: Dyah Megasari, BBC |

LONDON. Rupert Murdoch menyampaikan permintaan maaf atas kesalahan fatal yang dilakukan News of the World, salah satu media yang dia miliki.

Permintaan maaf Murdoch ini disampaikan dalam sebuah iklan satu halaman penuh yang dimuat sejumlah media Inggris. Iklan itu berisi ''Kami meminta maaf atas kesalahan serius yang terjadi.''

Tulisan di dalam iklan itu juga menyatakan penyesalan karena tidak bertindak cepat menangani masalah terkait kasus penyadapan telepon yang dilakukan News of the World.

''Saya menyadari permintaan maaf tidaklah cukup. Bisnis kami dibentuk dalam sebuah ide kebebasan dan keterbukaan pers seharusnya bisa menjadi kekuatan positif di masyarakat," ujarnya.

"Dalam beberapa hari ini, di saat kami melakukan tindakan konkrit untuk menyelesaikan masalah dan memperbaiki kerusakan yang kami lakukan, Anda akan mendengar kabar lagi dari kami,'' demikian lanjutan isi tulisan yang ditandatangani oleh Murdoch.

Dalam perkembangan lain, mantan pemimpin redaksi News of the World Andy Coulson yang pernah menjadi direktur komunikasi kantor Perdana Menteri David Cameron Maret tahun ini telah ditangkap polisi sebagai bagian dari penyelidikan penyadapan telepon. Dia sebelumnya telah mundur dari jabatan di kantor PM.




TERBARU

[X]
×