kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.740.000   15.000   0,55%
  • USD/IDR 17.708   -71,00   -0,40%
  • IDX 6.526   24,10   0,37%
  • KOMPAS100 849   6,96   0,83%
  • LQ45 645   5,86   0,92%
  • ISSI 228   -0,31   -0,14%
  • IDX30 360   3,72   1,04%
  • IDXHIDIV20 437   4,19   0,97%
  • IDX80 97   0,82   0,85%
  • IDXV30 121   0,51   0,43%
  • IDXQ30 114   1,21   1,07%

Alibaba Galang US$ 10,2 Miliar, Dana Jumbo Ini untuk Perkuat Infrastruktur AI


Minggu, 23 Agustus 2026 / 13:22 WIB
Diperbarui Minggu, 23 Agustus 2026 / 13:26 WIB
Alibaba Galang US$ 10,2 Miliar, Dana Jumbo Ini untuk Perkuat Infrastruktur AI
ILUSTRASI. Alibaba Cloud dan Olympic Broadcasting Services Meluncurkan OBS Cloud 3.0 Berbasis AI untuk Paris 20 (Dok/Alibaba Cloud)


Sumber: Reuters | Editor: Avanty Nurdiana

KONTAN.CO.ID - HONG KONG. Raksasa teknologi China, Alibaba, mengumumkan rencana penempatan saham baru (share placement) di bursa Hong Kong dengan nilai mencapai HK$ 80 miliar atau sekitar US$ 10,2 miliar.

Alibaba menyampaikan rencana tersebut pada Minggu (23/8/2026). Aksi korporasi ini menjadi salah satu penawaran saham terbesar yang pernah dilakukan perusahaan tercatat di Hong Kong.

Alibaba menyebut transaksi tersebut akan menjadi penawaran saham lanjutan primer (primary follow-on offering) terbesar yang pernah dilakukan perusahaan yang tercatat di Hong Kong. Selain itu, transaksi ini juga disebut sebagai penawaran ekuitas Regulation S terbesar yang pernah tercatat.

Baca Juga: Australia Konfirmasi Kasus Pertama H5N1 di Mamalia, Wabah Flu Burung Makin Meluas

Secara global, aksi tersebut akan menjadi penjualan saham lanjutan primer terbesar ketiga pada 2026, setelah penawaran saham yang dilakukan Alphabet dan Intel.

Adapun Alibaba berencana menggunakan 100% dana bersih hasil penempatan saham untuk mengembangkan kemampuan kecerdasan buatan (AI) secara menyeluruh (full-stack AI capabilities).

Dana tersebut akan digunakan antara lain untuk memperluas dan meningkatkan infrastruktur AI Alibaba. Langkah ini menunjukkan semakin besarnya investasi perusahaan teknologi China tersebut dalam membangun kapasitas AI, mulai dari infrastruktur hingga kemampuan teknologi pendukungnya.


Analisis Untukmu

Berita ini artinya apa buat kamu?

Video Terkait



TERBARU

[X]
×