Sumber: Reuters | Editor: Avanty Nurdiana
KONTAN.CO.ID - HONG KONG. Raksasa teknologi China, Alibaba, mengumumkan rencana penempatan saham baru (share placement) di bursa Hong Kong dengan nilai mencapai HK$ 80 miliar atau sekitar US$ 10,2 miliar.
Alibaba menyampaikan rencana tersebut pada Minggu (23/8/2026). Aksi korporasi ini menjadi salah satu penawaran saham terbesar yang pernah dilakukan perusahaan tercatat di Hong Kong.
Alibaba menyebut transaksi tersebut akan menjadi penawaran saham lanjutan primer (primary follow-on offering) terbesar yang pernah dilakukan perusahaan yang tercatat di Hong Kong. Selain itu, transaksi ini juga disebut sebagai penawaran ekuitas Regulation S terbesar yang pernah tercatat.
Baca Juga: Australia Konfirmasi Kasus Pertama H5N1 di Mamalia, Wabah Flu Burung Makin Meluas
Secara global, aksi tersebut akan menjadi penjualan saham lanjutan primer terbesar ketiga pada 2026, setelah penawaran saham yang dilakukan Alphabet dan Intel.
Adapun Alibaba berencana menggunakan 100% dana bersih hasil penempatan saham untuk mengembangkan kemampuan kecerdasan buatan (AI) secara menyeluruh (full-stack AI capabilities).
Dana tersebut akan digunakan antara lain untuk memperluas dan meningkatkan infrastruktur AI Alibaba. Langkah ini menunjukkan semakin besarnya investasi perusahaan teknologi China tersebut dalam membangun kapasitas AI, mulai dari infrastruktur hingga kemampuan teknologi pendukungnya.














