kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.690.000   11.000   0,41%
  • USD/IDR 17.910   -29,00   -0,16%
  • IDX 6.410   65,94   1,04%
  • KOMPAS100 845   12,09   1,45%
  • LQ45 640   9,44   1,50%
  • ISSI 222   2,82   1,29%
  • IDX30 359   5,14   1,45%
  • IDXHIDIV20 438   4,81   1,11%
  • IDX80 96   1,44   1,52%
  • IDXV30 120   0,97   0,81%
  • IDXQ30 114   1,39   1,23%

Amerika dominasi penjualan senjata global, Arab Saudi sebagai pelanggan utama


Rabu, 17 Maret 2021 / 06:19 WIB
ILUSTRASI. Amerika Serikat menyumbang 37% dari semua ekspor senjata global selama lima tahun terakhir. REUTERS/Jim Urquhart


Reporter: Barratut Taqiyyah Rafie | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

KONTAN.CO.ID - NEW YORK. Berdasarkan data baru dari Stockholm International Peace Research Institute, Amerika Serikat menyumbang 37% dari semua ekspor senjata global selama lima tahun terakhir. Sementara, Arab Saudi menjadi pembeli senjata teratas dunia dengan menyumbang seperempat dari penjualan tersebut.

Axios seperti yang dilansir dari Yahoo News memberitakan, berdasarkan angka yang dihimpun, nilai ekspor senjata AS naik 15% dari 2011-2015 hingga 2016-2020, dengan 96 negara membeli senjata dari Amerika. 

Sementara, data yang sama menunjukkan, Rusia tetap menjadi eksportir terbesar kedua dengan menguasai 20% pasar, namun memasok untuk kelompok yang lebih kecil yang terdiri dari 44 negara. Rusia mengalami penurunan penjualan sebesar 22% dari lima tahun sebelumnya terutama karena penurunan penjualan ke India.

Eksportir senjata terbesar berikutnya adalah Prancis (8% dari total), Jerman (5%) dan China (5%). Penjualan China juga turun 8% dalam lima tahun terakhir, sementara ekspor dari Eropa meningkat secara signifikan.

Baca Juga: Di luar dugaan, penjualan senjata global relatif rendah dalam 5 tahun terakhir

Israel dan Korea Selatan keduanya menyumbang sekitar 3% dari total, setelah secara signifikan meningkatkan ekspor mereka selama lima tahun terakhir.

Rusia memiliki empat klien utama yang menyumbang dua pertiga dari semua ekspor, yakni India, China, Aljazair, dan Mesir. Sementara, Pakistan sejauh ini adalah klien terbesar China.

Baca Juga: Ekonomi pulih, anggaran pertahanan China meningkat 6,8% tahun ini

Adapun AS memiliki kelompok pembeli utama yang beragam, yang terdiri dari Arab Saudi, Australia, Korea Selatan, Jepang, UEA, Qatar, Israel, dan Inggris Raya.

Melansir Axios, melihat gambaran besarnya, impor senjata dunia secara keseluruhan tidak berubah antara 2011–2015 dan 2016–2020, tetapi meningkat di Timur Tengah sebesar 25%. Sementara itu, impor senjata mengalami penurunan di Amerika sebesar 43%, Afrika turun 13%, dan Asia dan Oseania turun 8,3%.

Selanjutnya: Warning! Perang nuklir antara Washington dengan Beijing dan Moskow bisa terjadi




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×