kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.709.000   20.000   0,74%
  • USD/IDR 17.818   -194,00   -1,08%
  • IDX 6.008   121,62   2,07%
  • KOMPAS100 794   18,85   2,43%
  • LQ45 597   10,61   1,81%
  • ISSI 206   5,10   2,54%
  • IDX30 339   4,60   1,38%
  • IDXHIDIV20 418   3,54   0,86%
  • IDX80 90   1,96   2,24%
  • IDXV30 113   2,76   2,50%
  • IDXQ30 109   1,12   1,03%

Arab Saudi alokasikan US$ 110 miliar untuk pengembangan gas alam di Jafurah


Minggu, 23 Februari 2020 / 18:59 WIB
ILUSTRASI. FILE PHOTO: General view of Saudi Aramco's Ras Tanura oil refinery and oil terminal in Saudi Arabia May 21, 2018. REUTERS/Ahmed Jadallah/File Photo


Reporter: Laurensius Marshall Sautlan Sitanggang | Editor: Yudho Winarto

Menurutnya, Jafurah bakal menghasilkan sekitar 130.000 barel etana per hari, mewakili sekitar 40% dari total produksi kerajaan saat ini. Selain itu, ladang ini juga bakal menghasilkan 500.000 barel per hari untuk cairan gas dan kondensat, mewakili sekitar 34% dari output negara.

Pengembangan lahan selama 22 tahun ini bakal memberikan pemerintah Arab Saudi penghasilan bersih sekitar 32 miliar riyal per tahun dan menyumbang 75 miliar per tahun untuk produk domestik bruto kerajaan.

Baca Juga: Gandeng Al-Rajhi Bank untuk perluas jaringan di Arab Saudi, ini alasan Artajasa

Aramco, sebagai perusahaan yang dikelola oleh pemerintah setempat pun akan mengambil peran. Upaya ini juga sebagai usaha untuk mencari gas sebagai ekspor potensial untuk mengurangi ketergantungan Arab Saudi pada penjualan minyak mentah.

Arab Saudi juga berkeinginan menggunakan gas sebagai bahan bakar pembangkit listrik dan bahan baku untuk produksi petrokimia, industri prioritas tinggi bagi pemerintah dalam strateginya untuk mendiversifikasi ekonomi.




TERBARU
Kontan Academy
Langganan Business Insight Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value

[X]
×