Penulis: Prihastomo Wahyu Widodo
KONTAN.CO.ID - Fleetwood Town menciptakan salah satu kejutan terbesar dalam sejarah Carabao Cup setelah menyingkirkan Arsenal, sang juara Premier League, pada babak 16 besar.
Fleetwood menang 5-3 lewat adu penalti setelah kedua tim bermain imbang 1-1 selama 90 menit di Highbury Stadium, Rabu (28/10) dini hari WIB.
Hasil tersebut membuat klub kasta keempat Inggris itu melaju ke perempat final Carabao Cup untuk pertama kalinya dalam sejarah.
Fleetwood juga sedang berada di papan bawah League Two, tepatnya di peringkat ke-18 dengan 14 poin dari 13 pertandingan, hanya dua posisi di atas zona degradasi.
Baca Juga: Daftar Gaji Pemain Arsenal 2026/2027: Saka Tertinggi, Guimaraes Masuk 10 Besar
Fleetwood Bikin Arsenal Kesulitan
Fleetwood justru mampu membuka keunggulan lebih dulu melalui Aaron Loupalo-Bi pada menit ke-21.
Penyerang berusia 20 tahun yang dipinjam dari Fulham tersebut memanfaatkan celah pertahanan Arsenal sebelum menaklukkan Illan Meslier.
Arsenal baru mampu menyamakan kedudukan pada menit ke-50 melalui Viktor Gyokeres.
Setelah gol tersebut, Arsenal semakin mendominasi permainan. The Gunners bahkan melepaskan 15 tembakan pada babak kedua, sedangkan Fleetwood hanya mencatat dua percobaan.
Situasi Arsenal semakin sulit setelah pemain muda berusia 16 tahun, Max Dowman, mendapat kartu merah pada menit ke-85 karena melakukan tendangan kepada pemain Fleetwood.
Skor 1-1 bertahan hingga waktu normal selesai sehingga pertandingan harus ditentukan melalui adu penalti.
Baca Juga: France Football Ungkap Voting Ballon d'Or 2026, Kane Menang Tipis
Fleetwood Menang 5-3 Lewat Adu Penalti
Fleetwood tampil sempurna dalam adu penalti dengan memasukkan seluruh lima eksekusinya.
Sebaliknya, Arsenal kehilangan peluang setelah Bruno Guimaraes gagal mengeksekusi penalti. Tendangannya berhasil ditepis kiper Fleetwood, Jay Lynch.
Conor Haughey kemudian menjadi penentu kemenangan. Pemain muda tersebut sukses mencetak penalti kelima Fleetwood sekaligus memastikan kemenangan 5-3.
Kemenangan Fleetwood semakin istimewa karena klub tersebut belum pernah mencapai babak perempat final Carabao Cup sebelumnya.
Mengutip SkySports, Fleetwood bahkan baru kembali bermain di kasta keempat setelah terdegradasi dari League One pada 2024.
Sebelumnya, mereka menghabiskan 10 musim di League One, yang merupakan level tertinggi dalam sejarah klub.
Kini, klub yang berada di papan bawah League Two tersebut berhasil menyingkirkan Arsenal, juara Premier League yang secara kasta berada jauh di atas mereka.
Baca Juga: Manchester City Terancam Dijual Paksa Buntut Kasus Pelanggaran FFP













