Penulis: Prihastomo Wahyu Widodo
KONTAN.CO.ID - Manchester City terancam menghadapi hukuman berupa dijual paksa, jika putusan putusan bersalah dalam kasus pelanggaran aturan finansial atau Financial Fair Play (FFP) Premier League nantinya tetap dipertahankan.
Ketua Independent Football Regulator (IFR), David Kogan, mengatakan regulator memiliki kewenangan untuk memaksa pemilik Manchester City melepas klub.
Pernyataan tersebut muncul setelah komisi independen menyatakan Manchester City bersalah karena dianggap mengakali aturan Premier League.
Baca Juga: Manchester City Terancam Degradasi, Ini Potensi Sanksi Kasus FFP
Manchester City Bisa Dipaksa Dijual
Mengutip Independent, Kogan menegaskan IFR memiliki kewenangan untuk meminta pemilik klub mundur apabila ditemukan pengelolaan yang tidak memenuhi standar kepatutan.
Namun, Kogan menegaskan belum ada keputusan untuk melakukan penyelidikan terhadap Manchester City. IFR masih harus melihat seluruh persoalan dalam kasus tersebut sebelum menentukan langkah.
"Saya tidak akan membuat penilaian apa pun sebelum kami melihat semua pertanyaan tersebut terjawab," ujar Kogan.
Manchester City sendiri telah mengajukan banding terhadap putusan komisi independen tersebut.
Kogan juga mengatakan terlalu dini membicarakan tindakan yang mungkin diambil IFR terhadap Manchester City.
Ia menilai membuat keputusan sebelum seluruh proses hukum selesai justru dapat menjadi kesalahan besar.
Baca Juga: PM Inggris Terseret Kasus Manchester City, Kerja Sama Masa Lalu Jadi Sorotan
Potensi Konflik Politik Inggris dan Uni Emirat Arab
Kasus Manchester City juga berpotensi menjadi persoalan diplomatik karena klub dimiliki Sheikh Mansour, anggota keluarga penguasa Abu Dhabi, Uni Emirat Arab.
Kogan sebelumnya bahkan menyatakan siap mengundurkan diri apabila terdapat campur tangan politik dalam penyelidikan IFR terhadap Manchester City.
Di tengah kasus tersebut, Manchester City masih menjalani kompetisi seperti biasa musim ini.
The Citizens memenangi tujuh pertandingan pertama Premier League musim ini dan berada di puncak klasemen dengan keunggulan tiga poin atas Arsenal yang merupakan juara bertahan.
Baca Juga: Bedah Kasus Manchester City vs Chelsea, Mengapa Hukuman Keduanya Berbeda?














