Sumber: Reuters | Editor: Handoyo
KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Militer Amerika Serikat melalui United States Central Command (CENTCOM) menyatakan telah mencegat sebuah kapal niaga yang berusaha menembus blokade terhadap Iran pada Sabtu. Insiden ini menambah ketegangan di jalur pelayaran strategis kawasan Timur Tengah.
Kapal tersebut diidentifikasi sebagai Sevan, yang disebut merupakan bagian dari 19 kapal dalam jaringan “shadow fleet” yang digunakan untuk mengangkut minyak dan produk gas Iran ke pasar internasional secara terselubung.
Menurut CENTCOM, kapal Sevan dicegat di kawasan Laut Arab oleh helikopter Angkatan Laut AS yang berasal dari kapal perusak berpeluru kendali USS Pinckney. Saat ini, kapal tersebut dilaporkan telah mematuhi instruksi militer AS untuk berbalik arah kembali ke Iran di bawah pengawalan.
Baca Juga: Trump Dievakuasi Mendadak dari Acara Makan Malam, Ada Apa?
Target Sanksi dan Jaringan Pengiriman Energi
CENTCOM menjelaskan bahwa kapal-kapal dalam jaringan “shadow fleet” telah dikenai sanksi oleh US Treasury Department karena keterlibatan mereka dalam pengangkutan energi Iran bernilai miliaran dolar.
Produk yang diangkut mencakup minyak mentah serta gas seperti propana dan butana yang dipasarkan ke luar negeri. Aktivitas ini dinilai sebagai upaya Iran untuk menghindari sanksi internasional yang membatasi ekspor energinya.
Sejak pemberlakuan blokade, militer AS menyebut telah mengalihkan sedikitnya 37 kapal yang mencoba melewati jalur tersebut. Langkah ini menunjukkan semakin ketatnya pengawasan terhadap distribusi energi Iran di tengah konflik yang sedang berlangsung.













