kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.574.000   -20.000   -0,77%
  • USD/IDR 17.925   16,00   0,09%
  • IDX 5.926   -10,17   -0,17%
  • KOMPAS100 765   -0,18   -0,02%
  • LQ45 589   -1,71   -0,29%
  • ISSI 206   -0,73   -0,35%
  • IDX30 328   -1,45   -0,44%
  • IDXHIDIV20 422   -0,98   -0,23%
  • IDX80 87   -0,08   -0,10%
  • IDXV30 116   -0,04   -0,04%
  • IDXQ30 108   -0,46   -0,42%

AS cemas, kemampuan militer China semakin pesat


Jumat, 02 Juli 2021 / 16:22 WIB


Sumber: Reuters | Editor: Prihastomo Wahyu Widodo

AS telah berulang kali meminta China untuk bergabung dengannya dan Rusia dalam perjanjian kontrol senjata baru. Sayangnya, pada bulan Mei lalu China menolak ajakan tersebut, membuat China lebih leluasa memperkuat diri dengan nuklir.

Dalam perayaan 100 tahun Partai Komunis China hari Kamis (1/7), Presiden China Xi Jinping memperingatkan negara barat agar tidak mencoba menggertak China.

“Kami tidak akan pernah mengizinkan kekuatan asing untuk menggertak, menindas, atau menundukkan kami,” kata Presiden China Xi Jinping, menurut teks pidatonya dalam bahasa Inggris, seperti yang dilansir Yahoo News yang mengutip Washington Examiner. 

Dia menambahkan, "Siapa pun yang berusaha melakukannya akan menemukan diri mereka berada di jalur tabrakan dengan tembok besar baja yang ditempa oleh lebih dari 1,4 miliar orang China."

Pakar non-proliferasi mengatakan tahun ini China akan mengembangkan bahan bakar untuk reaktor tenaga nuklir generasi baru. Melalui itu, China akan menghasilkan sejumlah besar bahan yang dapat dialihkan untuk membuat senjata nuklir.

Selanjutnya: Xi Jinping: Musuh China akan alami kepala pecah dan berdarah




TERBARU

[X]
×