kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 3.049.000   4.000   0,13%
  • USD/IDR 16.916   -3,00   -0,02%
  • IDX 7.695   117,92   1,56%
  • KOMPAS100 1.075   16,75   1,58%
  • LQ45 785   12,89   1,67%
  • ISSI 272   4,12   1,54%
  • IDX30 418   8,15   1,99%
  • IDXHIDIV20 513   10,81   2,15%
  • IDX80 121   1,70   1,43%
  • IDXV30 138   2,22   1,63%
  • IDXQ30 135   2,64   1,99%

AS-Iran memanas, sejumlah negara berupaya redakan ketegangan


Senin, 06 Januari 2020 / 20:16 WIB
AS-Iran memanas, sejumlah negara berupaya redakan ketegangan
Prosesi pemakaman Mayjen Iran Qassem Soleimani dan komandan milisi Irak Abu Mahdi al-Muhandis di Teheran, Iran (6/1/2020).


Reporter: SS. Kurniawan | Editor: S.S. Kurniawan

KONTAN.CO.ID - RIYADH. Arab Saudi tidak ingin melihat peningkatan lebih lanjut dari ketegangan di wilayah Timur Tengah, pasca pembunuhan Mayor Jenderal Iran Qassem Soleimani oleh militer Amerika Serikat (AS).

"Kami sangat senang situasi di kawasan tidak meningkat lebih jauh. (Ketegangan) ini tentu saja merupakan momen yang sangat berbahaya dan kita harus sadar akan risiko dan bahaya, tidak hanya untuk kawasan tetapi juga keamanan global," kata Menteri Luar Negeri Arab Saudi Pangeran Faisal bin Farhan di Riyadh, Senin (6/1).

"Kami berharap semua aktor mengambil semua langkah yang diperlukan untuk mencegah eskalasi dan provokasi lebih lanjut," ujarnya dalam media briefieng seperti dikutip Reuters.

Baca Juga: Ratusan ribu warga Iran menghadiri pemakaman Soleimani

Sementara Turki akan berupaya mengurangi ketegangan antara Iran dan AS. Bahkan, Menteri Luar Negeri Mevlut Cavusoglu mengatakan, dirinya sudah melakukan kontak dengan kedua pihak.

Sejak pembunuhan Soleimani, Cavusoglu menyebutkan, dia telah menghubungi melalui telepon rekan-rekannya dari Iran dan AS untuk membahas masalah tersebut.




TERBARU
Kontan Academy
AI untuk Digital Marketing: Tools, Workflow, dan Strategi di 2026 Mastering Strategic Management for Sustainability

[X]
×