kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.973.000   129.000   4,54%
  • USD/IDR 16.807   4,00   0,02%
  • IDX 8.147   24,12   0,30%
  • KOMPAS100 1.146   9,03   0,79%
  • LQ45 833   9,07   1,10%
  • ISSI 287   -1,72   -0,60%
  • IDX30 433   3,38   0,79%
  • IDXHIDIV20 520   5,37   1,04%
  • IDX80 128   1,27   1,00%
  • IDXV30 142   0,85   0,61%
  • IDXQ30 140   0,75   0,54%

AS-Iran memanas, sejumlah negara berupaya redakan ketegangan


Senin, 06 Januari 2020 / 20:16 WIB
AS-Iran memanas, sejumlah negara berupaya redakan ketegangan
Prosesi pemakaman Mayjen Iran Qassem Soleimani dan komandan milisi Irak Abu Mahdi al-Muhandis di Teheran, Iran (6/1/2020).


Reporter: SS. Kurniawan | Editor: S.S. Kurniawan

Apakah Turki akan terbuka untuk menengahi antara Teheran dan Washington? Cavusoglu bilang, Turki akan mendukung langkah-langkah apa pun untuk meredakan ketegangan di kawasan Timur Tengah.

"Kami akan terus bekerja dengan negara-negara lain untuk menyelesaikan masalah ini atau mengurangi ketegangan dalam beberapa hari mendatang," sebut dia, Senin (6/1), seperti dilansir Reuters.

Baca Juga: Menlu Retno akan temui Dubes Iran dan AS minta agar menahan diri

Menurut Cavusoglu, ketegangan Iran-AS juga akan menjadi agenda kunjungan Presiden Rusia Vladimir Putin ke Turki pada Rabu (8/1). Ia menambahkan, Presiden Turki Tayyip Erdogan telah membahas masalah tersebut dengan Iran, Prancis, Irak, dan Qatar.

"Kekhawatiran kita bersama adalah Irak berubah menjadi zona konflik bagi negara-negara pihak ketiga. Ini adalah risiko yang sangat serius bagi Irak dan wilayah kita," kata Cavusoglu. "Karena itu, kami akan terus melakukan apa pun yang kami bisa untuk mengurangi siklus kekerasan".




TERBARU
Kontan Academy
SPT Tahunan PPh Coretax: Mitigasi, Tips dan Kertas Kerja Investing From Zero

[X]
×