kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.857.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.020   -18,00   -0,11%
  • IDX 7.027   -157,66   -2,19%
  • KOMPAS100 971   -21,90   -2,21%
  • LQ45 715   -12,21   -1,68%
  • ISSI 251   -5,90   -2,30%
  • IDX30 389   -4,63   -1,18%
  • IDXHIDIV20 483   -4,52   -0,93%
  • IDX80 109   -2,25   -2,01%
  • IDXV30 133   -1,42   -1,05%
  • IDXQ30 127   -1,23   -0,96%

AS-Iran memanas, sejumlah negara berupaya redakan ketegangan


Senin, 06 Januari 2020 / 20:16 WIB
Prosesi pemakaman Mayjen Iran Qassem Soleimani dan komandan milisi Irak Abu Mahdi al-Muhandis di Teheran, Iran (6/1/2020).


Reporter: SS. Kurniawan | Editor: S.S. Kurniawan

Apakah Turki akan terbuka untuk menengahi antara Teheran dan Washington? Cavusoglu bilang, Turki akan mendukung langkah-langkah apa pun untuk meredakan ketegangan di kawasan Timur Tengah.

"Kami akan terus bekerja dengan negara-negara lain untuk menyelesaikan masalah ini atau mengurangi ketegangan dalam beberapa hari mendatang," sebut dia, Senin (6/1), seperti dilansir Reuters.

Baca Juga: Menlu Retno akan temui Dubes Iran dan AS minta agar menahan diri

Menurut Cavusoglu, ketegangan Iran-AS juga akan menjadi agenda kunjungan Presiden Rusia Vladimir Putin ke Turki pada Rabu (8/1). Ia menambahkan, Presiden Turki Tayyip Erdogan telah membahas masalah tersebut dengan Iran, Prancis, Irak, dan Qatar.

"Kekhawatiran kita bersama adalah Irak berubah menjadi zona konflik bagi negara-negara pihak ketiga. Ini adalah risiko yang sangat serius bagi Irak dan wilayah kita," kata Cavusoglu. "Karena itu, kami akan terus melakukan apa pun yang kami bisa untuk mengurangi siklus kekerasan".




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Effective Warehouse Management

[X]
×