kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.655.000   -18.000   -0,67%
  • USD/IDR 17.973   81,00   0,45%
  • IDX 5.884   -217,45   -3,56%
  • KOMPAS100 764   -32,00   -4,02%
  • LQ45 578   -20,26   -3,39%
  • ISSI 203   -8,31   -3,92%
  • IDX30 327   -10,75   -3,18%
  • IDXHIDIV20 402   -10,48   -2,54%
  • IDX80 87   -3,59   -3,99%
  • IDXV30 109   -2,27   -2,04%
  • IDXQ30 105   -2,81   -2,60%

Asia Tenggara hadapi serangan Covid-19, negara mana saja?


Selasa, 01 Juni 2021 / 09:51 WIB
ILUSTRASI. Beberapa waktu terakhir, terjadi peningkatan tajam kasus virus corona dari varian baru di beberapa bagian Asia Tenggara. Salah satunya Malaysia. REUTERS/Lim Huey Teng


Sumber: Reuters | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

KONTAN.CO.ID - KUALA LUMPUR. Beberapa waktu terakhir, terjadi peningkatan tajam kasus virus corona dari varian baru di beberapa bagian Asia Tenggara yang sebelumnya kurang terpengaruh oleh pandemi. 

Hal ini telah mendorong pembatasan baru, penutupan pabrik, dan upaya untuk meningkatkan percepatan program vaksinasi di seluruh wilayah.

Negara mana saja?

Reuters memberitakan, jumlah kasus Covid-19 baru setiap hari di Malaysia telah melonjak melampaui India per kapita. Sementara total kasus di Thailand, Vietnam, Kamboja, Laos dan Timor Leste semuanya meningkat lebih dari dua kali lipat dalam sebulan terakhir.

Thailand, yang merupakan negara kedua yang mencatat infeksi setelah China, telah memenangkan pujian karena berhasil menahan gelombang pertama kasus corona. Akan tetapi, jumlah kematiannya telah meningkat sepuluh kali lipat selama dua bulan, meskipun angka lebih dari 1.000 masih rendah menurut standar global.

Baca Juga: Malaysia lockdown nasional, ini sektor-sektor yang tetap boleh beroperasi

Yang menambah kekhawatiran, para pejabat Vietnam mengungkapkan penemuan pada akhir pekan tentang kombinasi "sangat berbahaya" dari varian Covid-19 India dan Inggris, yang menyebar dengan cepat melalui udara.

"Tingkat infeksi Covid-19 sangat mengkhawatirkan di negara-negara Asia Tenggara," jelas Alexander Matheou, Direktur Asia Pasifik, Federasi Internasional Masyarakat Palang Merah dan Bulan Sabit Merah, mengatakan kepada Reuters. 

"Varian yang lebih berbahaya dan mematikan menyoroti kebutuhan mendesak untuk berbagi serta produksi vaksin secara global untuk mengatasi wabah ini, juga untuk membantu menghindari korban massal yang besar," tambah Matheou. 

Baca Juga: Perhatian! Vietnam temukan varian Covid-19 baru, kombinasi varian India dan Inggris




TERBARU
Langganan Business Insight promo optimal
Kontan Academy
Inventory Management: From Chaos to Control Sales Coaching: Lead Better, Sell More!

[X]
×