kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.635.000   20.000   0,76%
  • USD/IDR 18.088   -22,00   -0,12%
  • IDX 6.042   2,45   0,04%
  • KOMPAS100 790   1,48   0,19%
  • LQ45 600   1,02   0,17%
  • ISSI 210   -0,03   -0,02%
  • IDX30 339   0,09   0,03%
  • IDXHIDIV20 422   0,59   0,14%
  • IDX80 90   0,11   0,12%
  • IDXV30 115   -0,13   -0,11%
  • IDXQ30 109   0,09   0,08%

Asia Tenggara hadapi serangan Covid-19, negara mana saja?


Selasa, 01 Juni 2021 / 09:51 WIB
ILUSTRASI. Beberapa waktu terakhir, terjadi peningkatan tajam kasus virus corona dari varian baru di beberapa bagian Asia Tenggara. Salah satunya Malaysia. REUTERS/Lim Huey Teng


Sumber: Reuters | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

KONTAN.CO.ID - KUALA LUMPUR. Beberapa waktu terakhir, terjadi peningkatan tajam kasus virus corona dari varian baru di beberapa bagian Asia Tenggara yang sebelumnya kurang terpengaruh oleh pandemi. 

Hal ini telah mendorong pembatasan baru, penutupan pabrik, dan upaya untuk meningkatkan percepatan program vaksinasi di seluruh wilayah.

Negara mana saja?

Reuters memberitakan, jumlah kasus Covid-19 baru setiap hari di Malaysia telah melonjak melampaui India per kapita. Sementara total kasus di Thailand, Vietnam, Kamboja, Laos dan Timor Leste semuanya meningkat lebih dari dua kali lipat dalam sebulan terakhir.

Thailand, yang merupakan negara kedua yang mencatat infeksi setelah China, telah memenangkan pujian karena berhasil menahan gelombang pertama kasus corona. Akan tetapi, jumlah kematiannya telah meningkat sepuluh kali lipat selama dua bulan, meskipun angka lebih dari 1.000 masih rendah menurut standar global.

Baca Juga: Malaysia lockdown nasional, ini sektor-sektor yang tetap boleh beroperasi

Yang menambah kekhawatiran, para pejabat Vietnam mengungkapkan penemuan pada akhir pekan tentang kombinasi "sangat berbahaya" dari varian Covid-19 India dan Inggris, yang menyebar dengan cepat melalui udara.

"Tingkat infeksi Covid-19 sangat mengkhawatirkan di negara-negara Asia Tenggara," jelas Alexander Matheou, Direktur Asia Pasifik, Federasi Internasional Masyarakat Palang Merah dan Bulan Sabit Merah, mengatakan kepada Reuters. 

"Varian yang lebih berbahaya dan mematikan menyoroti kebutuhan mendesak untuk berbagi serta produksi vaksin secara global untuk mengatasi wabah ini, juga untuk membantu menghindari korban massal yang besar," tambah Matheou. 

Baca Juga: Perhatian! Vietnam temukan varian Covid-19 baru, kombinasi varian India dan Inggris




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Strategi Implementasi PP 20 tahun 2026 (PPh Final UMKM) dan Mitigasi Risiko SP2DK

[X]
×