kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.940.000   20.000   0,68%
  • USD/IDR 16.823   -77,00   -0,46%
  • IDX 7.997   61,42   0,77%
  • KOMPAS100 1.128   10,69   0,96%
  • LQ45 818   2,81   0,34%
  • ISSI 283   4,91   1,77%
  • IDX30 425   -1,04   -0,24%
  • IDXHIDIV20 511   -3,53   -0,69%
  • IDX80 126   0,93   0,74%
  • IDXV30 139   -0,14   -0,10%
  • IDXQ30 138   -0,76   -0,55%

AstraZeneca hentikan uji coba vaksin corona


Rabu, 09 September 2020 / 19:45 WIB
AstraZeneca hentikan uji coba vaksin corona
ILUSTRASI. AstraZeneca Plc telah menghentikan uji coba vaksin virus corona karena reaksi penyakit yang dialami relawan peserta uji coba vaksin.


Reporter: Ferrika Sari | Editor: Khomarul Hidayat

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. AstraZeneca Plc telah menghentikan uji coba vaksin virus corona secara global karena reaksi penyakit yang dialami relawan peserta uji coba vaksin.

Vaksin yang dikembangkan bersama Universitas Oxford ini disebut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) sebagai kandidat utama vaksin di dunia yang paling maju dalam hal pengembangan. Namun, penangguhan uji coba telah menunda rencana peluncuran vaksin corona sebelum pemilihan Presiden Amerika Serikat (AS) pada November mendatang.

Produsen obat Inggris itu secara sukarela menghentikan uji coba untuk memungkinkan komite independen meninjau data keamanan, dan bekerja untuk mempercepat peninjauan demi meminimalkan potensi dampak ketika uji coba.

"Ini adalah tindakan rutin yang harus dilakukan setiap kali ada penyakit yang berpotensi tidak dapat dijelaskan di salah satu tahap uji coba," sebut AstraZeneca dalam pernyataan email dikutip Reuters, Rabu (9/9).

Baca Juga: AstraZeneca hentikan uji coba, CanSino: Tak semua vaksin basis vektor virus berisiko

Sifat penyakit tidak diungkapkan dan peserta uji coba vaksin corona tersebut diharapkan segara pulih, menurut Stat News, yang pertama kali melaporkan penangguhan uji coba vaksin karena dugaan reaksi serius yang cenderung merugikan.

Badan Pengawas Obat dan Makanan AS mendefinisikan kejadian buruk itu sebagai bukti kemungkinan reaksi obat yang sedang diuji.

New York Times mengutip seseorang yang mengetahui situasi tersebut melaporkan, seorang peserta yang berbasis di Inggris ditemukan menderita myelitis transversal, sindrom peradangan yang mempengaruhi sumsum tulang belakang dan sering dipicu oleh infeksi virus.

Apakah penyakit itu terkait langsung dengan vaksin AstraZeneca masih belum jelas. AstraZeneca menolak mengomentari laporan tersebut.

Baca Juga: Ini alasan pemerintah gandeng pihak swasta untuk memproduksi vaksin corona




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×