Sumber: Reuters | Editor: Anna Suci Perwitasari
KONTAN.CO.ID - WASHINGTON. Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump pada hari Rabu (26/8/2026) menandatangani keputusan presiden untuk sementara meningkatkan jumlah potongan daging sapi tanpa lemak yang diimpor, menurut Gedung Putih.
Keputusan presiden yang dirilis oleh Gedung Putih mengatakan bahwa langkah tersebut bertujuan untuk mengatasi harga daging sapi yang telah "meningkat secara tidak wajar" bagi konsumen AS.
Federasi Biro Pertanian AS, badan pertanian terkemuka di negara itu, menulis surat kepada Trump yang menyatakan bahwa pelonggaran tarif akan "melemahkan peternak Amerika."
Trump pekan lalu mengisyaratkan bahwa ia akan "melakukan langkah tersebut," yang segera menuai penentangan keras dari kelompok pertanian dan peternakan AS.
Baca Juga: AS Klaim Peretas China Bobol Departemen Kehakiman, NASA, The Fed Hingga Senat
Konsumen AS menghadapi harga daging sapi yang sangat tinggi pada tahun ini, karena kekeringan dan kebakaran hutan telah mendorong pasokan ternak ke titik terendah dalam 75 tahun.
Sebelumnya, Trump telah memberlakukan pembatasan impor ternak ke Meksiko untuk memerangi penyebaran cacing pita New World, kata keputusan presiden tersebut.
Pekan ini, AS mulai membuka kembali secara bertahap beberapa pelabuhan ternak di sepanjang perbatasan selatannya.
Jumlah potongan daging yang diimpor tanpa tarif di atas kuota akan ditingkatkan sebesar 300.000 metrik ton, kata keputusan presiden tersebut.














