kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.857.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.020   -18,00   -0,11%
  • IDX 7.027   -157,66   -2,19%
  • KOMPAS100 971   -21,90   -2,21%
  • LQ45 715   -12,21   -1,68%
  • ISSI 251   -5,90   -2,30%
  • IDX30 389   -4,63   -1,18%
  • IDXHIDIV20 483   -4,52   -0,93%
  • IDX80 109   -2,25   -2,01%
  • IDXV30 133   -1,42   -1,05%
  • IDXQ30 127   -1,23   -0,96%

Australia Akan Turunkan Pajak Bahan Bakar untuk Mengurangi Biaya Pasca Perang Iran


Senin, 30 Maret 2026 / 09:39 WIB
Australia Akan Turunkan Pajak Bahan Bakar untuk Mengurangi Biaya Pasca Perang Iran
ILUSTRASI. Perdana Menteri Australia Anthony Albanese (Oleksiy Kuleba via Telegram/Handout via REUTERS)


Sumber: Reuters | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - SYDNEY. Australia akan menurunkan pajak bahan bakar dan solar hingga setengahnya selama tiga bulan dalam upaya untuk menurunkan biaya yang melonjak akibat perang AS-Israel di Iran, kata .

Mengutip Reuters, Senin (30/3/2026), Perdana Menteri Anthony Albanese  mengungkapkan, pengurangan separuh pajak, yang dikenal sebagai pajak bahan bakar, akan mengurangi biaya bahan bakar sebesar 26,3 sen Australia per liter.

"Kami memahami tekanan biaya bagi masyarakat sangat nyata karena dampak perang di belahan dunia lain terjadi di sini," kata Albanese dalam konferensi pers di Canberra.

Baca Juga: Harga BBM Melonjak! Vietnam Rombak Kilang Terbesar Demi Produksi BBM

Pemerintah juga akan menangguhkan pungutan penggunaan jalan untuk kendaraan berat selama tiga bulan.

Langkah-langkah ini diperkirakan akan menelan biaya pemerintah sebesar A$2,55 miliar ($1,75 miliar). 

($1 = 1,4599 â dolar Australia)




TERBARU

[X]
×