kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.893.000   0   0,00%
  • USD/IDR 16.994   45,00   0,27%
  • IDX 7.107   84,55   1,20%
  • KOMPAS100 978   11,34   1,17%
  • LQ45 722   8,69   1,22%
  • ISSI 249   4,23   1,73%
  • IDX30 393   5,52   1,42%
  • IDXHIDIV20 489   3,83   0,79%
  • IDX80 110   1,42   1,31%
  • IDXV30 134   2,21   1,67%
  • IDXQ30 127   1,16   0,92%

Australia incar pengemplang pajak


Selasa, 12 Mei 2015 / 10:15 WIB
Australia incar pengemplang pajak
ILUSTRASI. Penderita diabetes biasanya akan mengalami luka yang lambat sembuh seperti tukak kaki diabetik kronis. TRIBUN JABAR/GANI KURNIAWAN


Sumber: BBC | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

SYDNEY. Menteri Keuangan Australia Joe Hocker mengumumkan penindakan pajak bagi 30 perusahaan multinasional. Meski enggan menyebut nama perusahaan, Hockey mengatakan bahwa perusahaan-perusahaan besar ini memindahkan laba yang dihasilkan di Australia ke yurisdiksi tanpa pajak atau yang memiliki pajak lebih rendah.

Aturan akan diumumkan ke parlemen, hari ini. Dengan tindakan ini, Australia menyusul Inggris mengatasi pengemplang pajak oleh perusahaan-perusahaan besar. Kepada BBC, Hockey mengatakan bahwa aturan pajak ini akan lebih ketat ketimbang Inggris.

Aturan ini baru berlaku Januari 2016 mendatang setelah lolos dari parlemen. Aturan pajak ini akan memungkinkan Kantor Pajak Australia memungut pajak atas laba yang dikirim ke luar negeri dan menambah pendapatan negara. Pendapatan Australia banyak berasal dari royalti perusahaan tambang komoditas. Australia menghadapi penurunan pendapatan karena harga komoditas anjlok.




TERBARU

[X]
×