Sumber: Reuters | Editor: Nina Dwiantika
KONTAN.CO.ID - NEW YORK. Produsen mainan asal Amerika Serikat, Mattel dikabarkan tengah didekati Authentic Brands Group untuk rencana pengambilalihan. Jika terealisasi, nilai Mattel bisa mencapai sekitar US$ 6 miliar atau lebih.
Mengutip sumber Reuters (2/10), Authentic Brands membahas minat membeli Mattel dengan harga di atas US$ 20 per saham.
Meski demikian, belum ada kepastian Mattel akan menerima tawaran tersebut. Sumber Reuters juga menyebut belum terdapat proses penjualan resmi yang tengah berlangsung. Mattel menolak berkomentar, sementara Authentic Brands belum memberikan tanggapan.
Isu pengambilalihan muncul sehari setelah Mattel mengumumkan pergantian pucuk pimpinan. Ynon Kreiz akan meninggalkan posisi sebagai pimpinan Mattel untuk menjadi salah satu CEO Paramount Skydance dan mengelola bisnis gabungannya dengan Warner Bros.
Posisi Kreiz di Mattel akan digantikan Roger Lynch, mantan CEO Conde Nast, pada atau sebelum November 2026. Pergantian kepemimpinan ini dinilai dapat menjadi faktor yang perlu diperhitungkan dalam pembahasan aksi korporasi Mattel.
Mattel sendiri tengah menghadapi sejumlah tekanan bisnis. Perusahaan barang konsumsi dan peritel di AS masih berhadapan dengan daya beli rumah tangga yang melemah, sementara biaya bahan bakar dan suku bunga tetap tinggi.
Baca Juga: Starbucks Buka Gerai Pertama di Xinjiang China, Legislator AS Minta Ditutup
Selain itu, Mattel menghadapi kenaikan biaya akibat tarif perdagangan. Di tengah tekanan tersebut, perusahaan terus mengembangkan bisnis hiburan dengan memanfaatkan merek-merek yang dimilikinya, setelah kesuksesan film Barbie pada 2023.
Kinerja saham Mattel juga masih tertekan. Sepanjang tahun ini, saham perusahaan tersebut telah turun sekitar 33%. Pada Mei lalu, investor Mattel, Southeastern Asset Management, bahkan mendorong perusahaan untuk mempertimbangkan sejumlah opsi strategis, termasuk menjadi perusahaan tertutup atau diakuisisi pihak lain.
Authentic Brands sendiri dikenal sebagai perusahaan yang mengelola dan mengembangkan berbagai merek. Awal tahun ini, perusahaan tersebut mengakuisisi Dockers dari Levi Strauss dan telah memiliki sejumlah merek seperti Guess dan Van Heusen.
Strategi akuisisi Authentic Brands juga mencakup merek hiburan anak-anak, selain sektor perhotelan dan layanan tamu. Jika pembicaraan dengan Mattel berlanjut, langkah tersebut berpotensi memperluas portofolio Authentic Brands ke salah satu pemilik merek mainan paling dikenal di dunia.
Baca Juga: Suzuki Minta Pemasok di India Setop Produksi Selama Satu Hari














