kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.680.000   -30.000   -1,11%
  • USD/IDR 17.882   6,00   0,03%
  • IDX 6.374   105,97   1,69%
  • KOMPAS100 836   13,50   1,64%
  • LQ45 634   8,05   1,29%
  • ISSI 220   3,58   1,65%
  • IDX30 354   2,96   0,84%
  • IDXHIDIV20 429   0,94   0,22%
  • IDX80 95   1,52   1,62%
  • IDXV30 118   0,42   0,35%
  • IDXQ30 112   0,52   0,46%

Australia menahan suku bunga di 2,5%


Rabu, 03 September 2014 / 11:11 WIB
ILUSTRASI. Bank Indonesia akan bersiap untuk menjaga Indonesia dari dampak guncangan pasar keuangan global.


Reporter: Wahyu Tri Rahmawati | Editor: Hendra Gunawan

SYDNEY. Bank sentral Australia menahan suku bunga di level terendah 2,5%, kemarin (2/9). Berarti, level tersebut sudah bertahan selama 12 bulan terakhir.

Suku bunga rendah ini kemungkinan akan bertahan lama karena ekonomi Australia masih harus berjuang melawan penurunan harga komoditas. "Kebijakan moneter yang akomodatif akan mendukung permintaan dalam negeri dan membantu menguatkan pertumbuhan ekonomi," kata Glenn Stevens, Gubernur Reserve Bank of Australia dalam pernyataannya.

Suku bunga rendah ini bertahan sejak Agustus 2013. Polling Reuters terhadap 23 analis memprediksikan suku bunga yang tetap. Sebagian besar analis meramal, langkah RBA selanjutnya adalah menaikkan suku bunga. Tapi, kenaikan ini baru akan terjadi setidaknya pada semester pertama tahun depan.

Sementara itu, potensi penurunan lagi suku bunga akan sangat sulit. Pasalnya, harga rumah naik hampir 11% dalam setahun terakhir. Di sisi lain, tingkat pengangguran masih berada di 6,2%, level tertinggi dalam 12 tahun. Pertumbuhan ekonomi yang dirilis hari ini pun diprediksi melambat karena belanja konsumen rendah.




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×