Reporter: Barratut Taqiyyah Rafie | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie
KONTAN.CO.ID - Robert Kiyosaki, penulis buku "Rich Dad, Poor Dad," tidak dikenal sebagai orang yang malu memberikan nasihat keuangan.
Kiyosaki sering menggunakan media sosial, yaitu X, untuk berbagi pandangan yang ringkas dan tepat tentang ekonomi.
Melansir GoBankingRates, berikut adalah rekomendasi keuangan pribadi terbarunya untuk generasi baby boomer atau mereka yang lahir antara tahun 1946-1964:
1. Pikirkan Kembali Arti Kemandirian Finansial bagi Anda
Kiyosaki menyarankan bahwa kejatuhan pasar dapat menghapus beberapa aliran pendapatan tradisional yang mungkin diandalkan generasi baby boomer untuk masa pensiun yang mandiri.
Kuncinya di sini adalah untuk secara proaktif menghadapi apa pun yang mungkin terjadi dan menyesuaikan rencana keuangan Anda untuk mengantisipasi perubahan yang akan datang.
Alih-alih hanya mengandalkan rekening pensiun individu untuk kemandirian finansial, para boomer harus mempertimbangkan untuk fokus pada peningkatan tabungan mereka dan mengembangkan aliran pendapatan baru yang tidak terlalu bergantung pada kinerja ekonomi secara keseluruhan.
Baca Juga: Robert Kiyosaki Bocorkan Sektor Investasi yang Bisa Dilirik Investor Pemula
2. Evaluasi Ulang Portofolio Anda
Kiyosaki tidak merahasiakan bahwa menurutnya kita sedang menuju kejatuhan pasar saham yang bersejarah.
Jika dia benar, kendaraan investasi tradisional yang diandalkan para boomer dapat berubah dari tempat berlindung yang aman menjadi taruhan yang berisiko dalam semalam.
Kiyosaki mengatakan aset tradisional mungkin menjadi tidak dapat diandalkan dalam penurunan pasar yang signifikan.
Pensiunan yang cerdas akan ingin merencanakan ke depan dengan memeriksa apa yang saat ini mereka investasikan dan membuat perubahan yang sesuai selagi mereka punya waktu.
3. Batasi atau Singkirkan Kepemilikan Real Estat Anda
Yang ini mungkin mengejutkan sebagian orang, tetapi Kiyosaki merekomendasikan untuk keluar dari 21 Kota Kecil yang Terjangkau untuk Pensiun di Pantai Timur selagi masih ada waktu.
Meskipun harga rumah mungkin berada pada titik tertinggi sepanjang masa, ini adalah pasar lain yang menurut Kiyosaki akan anjlok dalam waktu dekat.
"Saya tidak mengandalkan rumah saya sebagai aset," katanya, yang menyarankan agar investasi pensiun tradisional ini dijual sekarang saat harganya masih tinggi.
Ini mungkin pil pahit yang harus ditelan generasi yang menghargai kepemilikan rumah dan enggan menyewa, tetapi saran ini datang dari keyakinan Kiyosaki bahwa gelembung perumahan akan meletus.
Baca Juga: 3 Kesalahan Investasi yang Bisa Mengacaukan Hari Tua Menurut Warren Buffett