kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.810.000   -40.000   -1,40%
  • USD/IDR 16.975   46,00   0,27%
  • IDX 7.100   -63,84   -0,89%
  • KOMPAS100 978   -11,38   -1,15%
  • LQ45 721   -10,67   -1,46%
  • ISSI 249   -2,06   -0,82%
  • IDX30 393   -5,83   -1,46%
  • IDXHIDIV20 491   -7,58   -1,52%
  • IDX80 110   -1,31   -1,17%
  • IDXV30 134   -2,04   -1,50%
  • IDXQ30 128   -1,68   -1,29%

Bakal Muncul Kasus Baru di Wall Street


Selasa, 20 Oktober 2009 / 09:23 WIB
Bakal Muncul Kasus Baru di Wall Street


Reporter: Arthur Gideon, Bloomberg | Editor: Dikky Setiawan

WASHINGTON. Upaya bersih-bersih di Wall Street bakal berlanjut. Kantor berita Bloomberg mengutip seorang sumber anonim yang memastikan, penyelidik federal Amerika Serikat (AS) sedang membidik tersangka lain dalam kasus insider trading.

Sebagian perdagangan curang yang berdasarkan informasi orang dalam itu terkait dengan kasus Ram Rajaratnam. Pimpinan perusahaan hedge fund Galleon Group itu telah dijatuhi status tersangka akhir pekan lalu.

Penegak hukum di Negeri Paman Sam, tutur sumber Bloomberg, sudah melakukan investigasi terhadap berbagai transaksi yang mencurigakan selama dua tahun terakhir. Sejumlah pimpinan perusahaan sekuritas, termasuk manajer hedge fund, berikut pengacaranya, sudah masuk ke dalam radar aparat hukum di AS.

Untuk membongkar kecurangan di bursa saham, penegak hukum di AS menggunakan berbagai 'senjata'. Mulai dari data khusus yang dikelola otoritas bursa, hingga penyadapan. Metode terakhir ini yang dipakai kejaksaan New York untuk menjerat Rajaratnam. Maklumlah, tidak mudah membuktikan kecurangan hedge fund berdasarkan data semata.

Para hamba hukum ini mendapat dukungan dari politikus. Senator Partai Demokrat Arlen Specter mengingatkan, otoritas bursa harus lebih agresif menyelidiki berbagai transaksi mencurigakan yang dilakukan hedge fund.




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Financial Statement in Action

[X]
×