Banjir besar di Kanada mengganggu ekspor komoditi lewat Pelabuhan Vancouver

Rabu, 17 November 2021 | 06:25 WIB Sumber: Reuters
Banjir besar di Kanada mengganggu ekspor komoditi lewat Pelabuhan Vancouver

ILUSTRASI. Banjir besar di Kanada mengganggu ekspor komoditi lewat Pelabuhan Vancouver. REUTERS/Jason Lee/File Photo


KONTAN.CO.ID - MERRITT, British Columbia, 16 November (Reuters) - Pelabuhan Vancouver, terbesar Kanada, menyatakan pada Selasa bahwa semua akses kereta api telah terputus oleh banjir dan tanah longsor. Akibatnya pengiriman biji-bijian, batubara, dan kalium terganggu.

Hujan deras selama dua hari di British Columbia menyebabkan banjir besar. Banjir menutup rute kereta api yang dioperasikan oleh Canadian Pacific Rail dan Canadian National Railway, dua perusahaan kereta api terbesar di negara itu.

"Semua layanan kereta api yang datang ke dan dari Pelabuhan Vancouver berhenti karena banjir di pedalaman British Columbia," kata juru bicara pelabuhan Matti Polychronis.

Surat kabar Globe and Mail, seperti dikutip Reutersmengatakan tanah longsor telah menyapu mobil dari jalan dekat Pemberton, sekitar 100 mil (160 kilometer) di timur laut Vancouver. Jumlah korban tewas akibat bencana itu belum dipastikan.

Baca Juga: Kembangkan energi panas bumi, Pertamina targetkan double capacity di 5 tahun ke depan

"Ada beberapa korban jiwa yang ditemukan," lapornya, mengutip manajer pencarian dan penyelamatan lokal David MacKenzie.

Polisi MacKenzie dan British Columbia tidak segera menanggapi permintaan komentar dari Reuters.

Banjir juga telah menutup banyak jalan raya, termasuk semua rute utama ke Vancouver, katanya. 

Pelabuhan Vancouver memindahkan kargo senilai C$550 juta ($440 juta) setiap hari, mulai dari mobil dan barang jadi dalam peti kemas hingga komoditas penting.

Banjir juga menutup sebagian besar pengiriman gandum dan kanola dari Kanada, salah satu pengekspor biji-bijian terbesar di dunia.

Bulan-bilan ini biasanya merupakan waktu yang sibuk bagi kereta api untuk mengangkut gandum ke pelabuhan setelah panen. Tahun ini, kekeringan telah secara tajam mengurangi ukuran tanaman Kanada.

Baca Juga: Efek Pandemi Covid-19, Mandom Indonesia (TCID) Atur Ulang Strategi Penjualan

Banjir juga menghambat jaringan pipa. Enbridge Inc menutup segmen pipa gas alam British Columbia sebagai tindakan pencegahan.

Badai juga memaksa penutupan pipa Trans Mountain, yang membutuhkan hingga 300.000 barel per hari minyak mentah dari Alberta ke Pantai Pasifik.

Penambang tembaga dan batu bara Teck Resources Limited mengatakan banjir telah mengganggu pergerakan komoditasnya ke terminal ekspornya, sementara eksportir kalium Canpotex Ltd mengatakan sedang mencari alternatif untuk memindahkan nutrisi tanaman ke luar negeri.

Baca Juga: Heboh! Raja Thailand terbang ke Jerman bawa rombongan 250 orang & 30 anjing pudel

Misi evakuasi dan penyelamatan

Tepat di selatan British Columbia, di negara bagian Washington, hujan lebat memaksa evakuasi dan memutus aliran listrik untuk lebih dari 150.000 rumah tangga pada Senin. Layanan Cuaca Nasional AS pada hari Selasa mengeluarkan banjir bandang di Gunung Vernon, Washington, "karena potensi jebolnya tanggul."

Beberapa daerah di British Columbia menerima hujan 8 inci (20 cm) pada hari Minggu, jumlah yang biasanya turun dalam sebulan.

Pihak berwenang di Merritt, sekitar 120 mil (200 km) timur laut Vancouver, memerintahkan semua 8.000 warga untuk pergi pada hari Senin karena air sungai naik dengan cepat, tetapi beberapa masih terjebak di rumah mereka pada hari Selasa, kata juru bicara kota Greg Lowis.

Baca Juga: Saat ditanya lokasi Formula E, ini respons Anies Baswedan

Salju menyelimuti kota pada hari Selasa dan beberapa mobil terlihat mengambang di air banjir, yang di beberapa bagian masih setinggi 4 kaki.

Kota Chilliwack dan Abbotsford pada Selasa memerintahkan evakuasi parsial.

Tim penyelamat yang dilengkapi dengan penggali dan anjing pelacak tubuh mulai membongkar gundukan besar puing yang telah menyumbat jalan raya.

Tanah longsor dan banjir terjadi kurang dari enam bulan setelah kebakaran hutan memusnahkan seluruh kota, karena suhu di provinsi itu melonjak selama kubah panas yang memecahkan rekor.

(Pelaporan oleh Artur Gajda di Merritt dan Rod Nickel di Winnipeg; pelaporan tambahan oleh David Ljunggren di Ottawa, Nia Williams di Calgary, Ismail Shakil di Bengaluru dan Brad Brooks di Lubbock, Texas; diedit oleh Ed Osmond, Jonathan Oatis, Aurora Ellis dan Sandra laki-laki)

Selanjutnya: 5 Cara ampuh bisa cepat tidur bagi pengidap insomnia

Editor: Hasbi Maulana

Terbaru