kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.610.000   7.000   0,27%
  • USD/IDR 18.008   -24,00   -0,13%
  • IDX 6.234   -1,63   -0,03%
  • KOMPAS100 818   1,65   0,20%
  • LQ45 624   2,69   0,43%
  • ISSI 216   0,62   0,29%
  • IDX30 350   0,23   0,07%
  • IDXHIDIV20 430   0,32   0,08%
  • IDX80 94   0,31   0,33%
  • IDXV30 119   1,05   0,89%
  • IDXQ30 112   0,22   0,20%

Bank Dunia: Bersiap untuk krisis selanjutnya!


Kamis, 12 Juni 2014 / 06:54 WIB
ILUSTRASI. 5 Makanan yang Membuat Otot Sulit Terbentuk.


Sumber: CNBC | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

WASHINGTON. Dalam laporan resminya, Bank Dunia mengingatkan agar negara-negara global terus melakukan reformasi ekonomi untuk mendongkrak pertumbuhan. Pasalnya, banyak faktor yang saat ini menghambat proses pemulihan ekonomi global. Sebut saja cuaca buruk di AS, krisis Ukraina, perlambatan ekonomi China, dan antisipasi pasar atas rencana bank sentral untuk menaikkan tingkat suku bunga acuannya.

Seperti yang diberitakan sebelumnya, Bank Dunia yang juga berbasis di Washington sudah menurunkan outlook pertumbuhan ekonomi global tahun ini menjadi 2,8% dari prediksi Januari di level 3,2%.

"Kita benar-benar belum keluar dari krisis," jelas Kushik Basu, vice president and chief economist World Bank.

Dia menambahkan, ada pengetatan kebijakan fiscal secara bertahap serta dilakukannya reformasi struktural merupakan langkah-langkah menghadapi krisis seperti tahun 2008 lalu. "Singkatnya, ini merupakan saat untuk mempersiapkan krisis selanjutnya," urai Basu.

Menurutnya, negara-negara berkembang yang harus mendapatkan perhatian khusus di antaranya Ghana, India, Kenya, Malaysia, dan Afrika Selatan. Bank Dunia menyarankan agar negara-negara tersebut memperketat kebijakan fiskal dan melakukan reformasi struktural.

Saat ini, pertumbuhan bagi negara-negara berkembang diprediksi hanya sebesar 4,8%. Angka tersebut lebih rendah dari estimasi Januari yang mencapai 5,3%.




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×