kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.774.000   0   0,00%
  • USD/IDR 18.000   153,00   0,86%
  • IDX 5.941   -254,36   -4,11%
  • KOMPAS100 785   -38,94   -4,72%
  • LQ45 589   -30,28   -4,89%
  • ISSI 206   -8,52   -3,97%
  • IDX30 334   -15,73   -4,50%
  • IDXHIDIV20 412   -15,89   -3,71%
  • IDX80 89   -4,83   -5,16%
  • IDXV30 113   -4,09   -3,48%
  • IDXQ30 108   -4,46   -3,97%

Bank Dunia : ekonomi Ukraina kontraksi 8%


Kamis, 02 Oktober 2014 / 20:38 WIB
ILUSTRASI. Ikuti 7 Cara Merawat Rambut Berhijab dengan Benar, Rambut Sehat dan Wangi


Sumber: BBC | Editor: Dessy Rosalina

KIEV. Perseteruan politik dengan Rusia masih menjerat ekonomi Ukraina. Prediksi terbaru Bank Dunia (World Bank), ekonomi Ukraina bakal kontraksi sebesar 8% di sepanjang tahun ini. Prediksi ini lebih buruk ketimbang prediksi sebelumnya yang dipatok kontraksi 5%.   

"Tahun depan, ekonomi Ukraina juga masih akan kontraksi sebesar 1% dari perkiraan sebelumnya tumbuh 2,5%," ujar Bank Dunia, seperti dilansir BBC, Kamis (2/10). Ramalan buruk Bank Dunia muncul setelah separatis pro-Rusia menguasai bandara di sebelah barat wilayah Donetsk. 

Bank Dunia menilai, konflik politik terus merongrong aktivitas ekonomi Ukraina, terutama wilayah Donetsk dan Luhansk. Kedua wilayah konflik ini memberatkan produk domestik bruto (PDB) Ukraina. Qimiao Fan, Wakil Bank Dunia di Ukraina menyatakan, wilayah Donetsk dan Luhansk menyumbang seperenam dari total PDB.

Dua wilayah ini juga berkontribusi seperempat dari total industri Ukraina. Kendati telah mendapat sanksi dari Uni Eropa dan Amerika, konflik Rusia dan Ukraina tak kunjung mereda.
 




TERBARU

[X]
×