CLOSE [X]
kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.601.000   -9.000   -0,34%
  • USD/IDR 17.880   -62,00   -0,35%
  • IDX 6.340   108,24   1,74%
  • KOMPAS100 839   16,49   2,00%
  • LQ45 637   8,89   1,42%
  • ISSI 218   3,63   1,69%
  • IDX30 358   3,90   1,10%
  • IDXHIDIV20 444   3,51   0,80%
  • IDX80 96   1,59   1,69%
  • IDXV30 119   0,82   0,69%
  • IDXQ30 115   1,03   0,91%

Bank Dunia kucurkan pinjaman US$1,5 miliar untuk Afrika Selatan


Selasa, 21 Juli 2026 / 15:47 WIB
Bank Dunia kucurkan pinjaman US$1,5 miliar untuk Afrika Selatan
ILUSTRASI. Bendera Afrika Selatan (KONTAN/Fenie Chintya)


Reporter: Nina Dwiantika | Editor: Nina Dwiantika

KONTAN.CO.ID - JOHANNESBURG. Afrika Selatan memperoleh pinjaman senilai US$ 1,5 miliar dari Bank Dunia untuk mempercepat reformasi infrastruktur yang diharapkan mampu mengurangi hambatan ekonomi, mendorong pertumbuhan, dan menciptakan lapangan kerja. Dana tersebut sekaligus memperkuat pembiayaan pemerintah di tengah kebutuhan investasi yang besar.

Melansir Reuters, Kementerian Keuangan Afrika Selatan, Selasa (21/7), menyatakan pinjaman melalui skema Development Policy Loan itu akan difokuskan pada pengembangan sektor air dan sanitasi, transportasi logistik, serta kelistrikan. Perbaikan di tiga sektor tersebut dinilai penting untuk meningkatkan efisiensi ekonomi dan mendukung aktivitas dunia usaha.

Pemerintah menyebut fasilitas pembiayaan ini menawarkan suku bunga yang relatif rendah dengan skema pembayaran yang fleksibel sehingga dapat membantu menekan kenaikan biaya pembayaran utang. Pinjaman tersebut memiliki tenor 15 tahun, termasuk masa tenggang selama tiga tahun, dengan bunga sebesar SOFR tenor enam bulan ditambah 1,35%. 

Baca Juga: Inflasi Afrika Selatan Naik, Bank Sentral Belum Tentu Lanjutkan Kenaikan Bunga

Kementerian Keuangan juga mengungkapkan, bersama pembiayaan dari lembaga multilateral lainnya, pinjaman ini telah memenuhi kebutuhan pinjaman pemerintah dalam mata uang asing untuk tahun fiskal 2026/2027 sebesar US$ 3,2 miliar.

Sementara itu, Bank Dunia menyatakan pembiayaan tersebut merupakan pinjaman Development Policy Loan keempat yang diberikan kepada Afrika Selatan sejak 2022. Berbeda dari pinjaman sebelumnya, fasilitas kali ini menjadi yang pertama yang secara khusus mendukung reformasi di sektor air dan sanitasi, selain memperkuat infrastruktur transportasi dan energi sebagai fondasi pertumbuhan ekonomi jangka panjang.

Baca Juga: Afrika Selatan Pertahankan Suku Bunga 6,75% di Tengah Krisis Energi




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Strategi Implementasi PP 20 tahun 2026 (PPh Final UMKM) dan Mitigasi Risiko SP2DK

[X]
×