kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.650.000   17.000   0,65%
  • USD/IDR 18.087   -43,00   -0,24%
  • IDX 5.924   11,92   0,20%
  • KOMPAS100 771   1,79   0,23%
  • LQ45 589   1,88   0,32%
  • ISSI 204   0,51   0,25%
  • IDX30 334   0,92   0,28%
  • IDXHIDIV20 413   1,96   0,48%
  • IDX80 88   0,34   0,39%
  • IDXV30 112   1,14   1,02%
  • IDXQ30 107   0,13   0,12%

Bank Sentral Rusia Pangkas Bunga ke Level 9%


Rabu, 25 November 2009 / 12:01 WIB


Sumber: BBC | Editor: Dikky Setiawan

MOSCOW. Bank Sentral Rusia memangkas suku bunga dari 9,5% ke level 9%. Kebijakan bank sentral Rusia ini merupakan pemangkasan suku bunga yang kesembilan kalinya sejak April lalu untuk merangsang daya beli konsumen. Penurunan suku bunga ini mulai berlaku sejak Rabu (25/11).

Dalam pernyataannya kemarin, bank sentral Rusia mengatakan, langkah itu dilakukan setelah melihat adanya ruang untuk menurunkan suku bunga lantaran laju inflasi sudah kembali mereda.

Sejak setahun terakhir, ekonomi Rusia sedang berguncang akibat dampak dari pelambatan ekonomi di seluruh dunia, meskipun data terakhir menunjukkan perekonomian Rusia mengalami pertumbuhan 13,9% pada kuartal ketiga 2009 (Juli-September).

Adanya pertumbuhan ekonomi tersebut, menunjukkan bahwa negeri Beruang Merah itu mulai pulih dari penurunan. Ekonomi Rusia, yang sangat bergantung pada ekspor minyak, adalah salah satu yang terburuk terkena krisis global. Namun, terjadinya rebound di harga minyak sejak awal tahun ini telah membantu ekonomi Rusia kembali pulih.

Hot money

Sayangnya, hal tersebut tidak diikuti oleh membaiknya kinerja perbankan. Di tahun ini, kredit perbankan masih seret. "Aktivitas pinjaman dari bank-bank Rusia masih pada tingkat rendah, dan permintaan di dalam negeri tidak cukup untuk memastikan stabilitas pertumbuhan sektor manufaktur," kata bank sentral.

Alasan lain untuk memotong suku bunga adalah derasnya aliran hot money ke Rusia, yang membuat mata uang rubel lebih kuat di luar harapan bank Sentral. Untuk itu, dengan suku bunga baru yang lebih rendah, kata bank sentral, berkontribusi untuk menahan apresiasi rubel.




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Teori, Strategi & Taktik Penagihan Kredit/ Piutang Macet Secara Dini & Terintegrasi Serta Efisien & Efektif

[X]
×