Sumber: Reuters | Editor: Yudho Winarto
KONTAN.CO.ID - Apple menyatakan akan mengganti unit iPhone Duo yang mengalami masalah pada layar bagian dalam.
Langkah ini diambil hanya beberapa hari setelah perusahaan teknologi asal Amerika Serikat (AS) tersebut meluncurkan ponsel lipat pertamanya.
Dalam pernyataan pada Senin (26/10/2026), Apple mengakui adanya gangguan pada layar bagian dalam yang dialami sejumlah kecil pengguna iPhone Duo.
Perusahaan meminta pelanggan yang mengalami masalah untuk menghubungi layanan AppleCare guna mendapatkan unit pengganti.
Baca Juga: Euro Melemah Jelang Rapat Bank Sentral, Real Brasil Anjlok 8,5%
"Kami mengetahui adanya masalah yang berdampak pada layar bagian dalam sejumlah kecil unit iPhone Duo. Jika pengguna mengalami masalah pada layar iPhone Duo mereka, mereka harus menghubungi AppleCare untuk mendapatkan penggantian," kata Apple dalam pernyataannya.
Apple tidak menjelaskan penyebab kerusakan tersebut.
Masalah ini mencuat setelah sejumlah unggahan di media sosial selama akhir pekan memperlihatkan layar bagian dalam iPhone Duo mengalami retakan dan munculnya garis-garis di sepanjang engsel tengah, yakni bagian yang menjadi titik lipatan perangkat.
Padahal, iPhone Duo baru mulai dikirimkan kepada konsumen pada pekan lalu.
Peluncuran ponsel lipat tersebut mendapat sambutan tinggi, dengan konsumen di berbagai negara mengantre untuk mendapatkan perangkat yang persediaannya terbatas.
Baca Juga: Harga Minyak Dunia Turun, Serangan ke Arab Saudi Batasi Pelemahan
Pesanan awal melalui kanal daring juga dilaporkan habis dalam hitungan menit.
Sejumlah analis sebelumnya memperkirakan Apple akan menghadapi keterbatasan pasokan karena iPhone Duo memiliki proses manufaktur yang kompleks. Perangkat ini dirancang untuk dilipat seperti buku paspor.
Perusahaan perbaikan perangkat elektronik iFixit turut menelusuri kemungkinan penyebab kerusakan dengan memanfaatkan rekaman pembongkaran perangkat, dokumen paten, serta hasil pemindaian CT untuk membuat simulasi tiga dimensi engsel iPhone Duo.
Hasil simulasi iFixit menunjukkan bahwa lokasi kerusakan yang dilaporkan terkonsentrasi di bawah area tempat kabel layar melewati bagian bawah layar, dekat batang penyangga di bagian tengah perangkat.
Menurut iFixit, batang penyangga tersebut mungkin tidak bergerak menjauh dari area layar secara optimal ketika ponsel dilipat.
Baca Juga: Harga Emas Dunia Rebound ke US$ 4.020, Investor Menanti Keputusan The Fed
Kondisi itu berpotensi menimbulkan titik tekanan pada area yang berdekatan dengan lokasi retakan.
Apple belum memberikan komentar langsung mengenai temuan iFixit tersebut. Meski demikian, iFixit juga menyimpulkan bahwa iPhone Duo merupakan ponsel lipat yang paling mudah diperbaiki di antara perangkat sejenis yang pernah mereka uji.
Wakil Presiden perusahaan riset pasar IDC, Francisco Jeronimo, menilai keputusan Apple untuk segera menawarkan penggantian unit merupakan langkah awal yang tepat dalam menangani persoalan tersebut.
Menurut Jeronimo, pengalaman Samsung ketika menghadapi masalah pada Galaxy Fold generasi pertama pada 2019 menunjukkan pentingnya respons yang cepat dan transparan untuk membatasi dampak negatif terhadap kepercayaan konsumen.
"Kita semua masih ingat ketika Samsung mengalami masalah dengan Galaxy Fold pertama pada 2019. Namun, peristiwa itu juga menunjukkan bahwa respons yang cepat dan transparan dapat membatasi dampak kerusakan terhadap sebuah kategori produk," ujar Jeronimo.
Baca Juga: Simak! Cara Mahasiswa Gen Z Serbia Kalahkan Penguasa 14 Tahun Dalam Pemilu Parlemen














