kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.668.000   -5.000   -0,19%
  • USD/IDR 17.822   -47,00   -0,26%
  • IDX 6.177   4,80   0,08%
  • KOMPAS100 808   -9,54   -1,17%
  • LQ45 609   -7,52   -1,22%
  • ISSI 213   1,66   0,79%
  • IDX30 345   -4,23   -1,21%
  • IDXHIDIV20 421   -5,17   -1,21%
  • IDX80 92   -1,32   -1,42%
  • IDXV30 113   -1,72   -1,50%
  • IDXQ30 110   -1,54   -1,38%

Belanja turis Rusia di Inggris turun 28%


Selasa, 20 Januari 2015 / 09:40 WIB
ILUSTRASI. Syarat Penerima Subsidi Akan Dilonggarkan, Produsen Motor Listrik Siap Optimalkan Kapasitas Produksi. ANTARA FOTO/Makna Zaezar/aww.


Sumber: BBC | Editor: Hendra Gunawan

LONDON. Sejumlah hotel dan toko-toko di Inggris harus menelan pil pahit sebagai dampak ambruknya nilai tukar rubel. Penurunan nilai mata uang rubel berarti pengeluaran masyarakat Rusia dua kali lebih mahal.

Dikutip dari BBC, Global Blue menemukan jumlah wisatawan Rusia yang berkunjung dan berbelanja ke Inggris turun 28% di sepanjang 2014 dibandingkan dengan tahun sebelumnya. Rusia termasuk salah satu sumber pendapatan wisatawan non-Uni Eropa bagi Inggris.

Sekadar informasi, Global Blue mengenalkan konsep belanja bebas pajak. Penduduk non-Uni Eropa dapat mengklaim kembali pajak pertambahan nilai senilai 20% jika belanja lebih dari £ 30.

Meski jumlah belanja turis Rusia turun, nilai pendapatan dari wisatawan China naik 20% pada bulan Desember 2014. Begitupun juga dengan pendapatan dari turis Hong Kong melambung 9%. Sedangkan, belanja turis asal Timur Tengah secara keseluruhan juga menguat dengan kontribusi pertumbuhan terbesar dari Qatar dan Kuwait yang masing-masing meningkat 33% dan 24%.




TERBARU

[X]
×