kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.635.000   3.000   0,11%
  • USD/IDR 17.940   30,00   0,17%
  • IDX 6.349   9,12   0,14%
  • KOMPAS100 837   -1,78   -0,21%
  • LQ45 634   -2,99   -0,47%
  • ISSI 218   0,16   0,07%
  • IDX30 357   -1,44   -0,40%
  • IDXHIDIV20 442   -1,71   -0,39%
  • IDX80 95   -0,33   -0,35%
  • IDXV30 119   0,15   0,13%
  • IDXQ30 114   -0,58   -0,50%

Belasan rumah sakit di Bangkok tak sanggup layani tes Covid-19 karena kehabisan alat


Jumat, 09 April 2021 / 14:37 WIB
ILUSTRASI. Pelaksanaan tes swab PCR di sebuah laboratorium di Jakarta, Selasa (23/2/2021).


Sumber: Reuters | Editor: Prihastomo Wahyu Widodo

KONTAN.CO.ID - BANGKOK. Di tengah sulitnya menangani lonjakan pasien, kini sejumlah rumah sakit di Bangkok, Thailand, dihadapkan pada kurangnya alat tes Covid-19.

Setidaknya ada 12 rumah sakit di Bangkok yang  menangguhkan pengujian Covid-19 karena permintaan tinggi dan kekurangan pasokan alat uji, seperti dilaporkan Reuters (9/4).

Pihak rumah sakit terkait telah mengeluarkan pemberitahuan di media sosial dan aplikasi perpesanan pekan ini kepada masyarakat. Beberapa mengatakan penangguhan hanya akan berlangsung beberapa hari. Sebagian lainnya tidak menyebutkan berapa lama.

Bangkok hingga saat ini masih menjadi episentrum wabah Covid-19 di Thailand. Reuters mencatat, jumlah kasus harian di Bangkok telah melonjak dari lusinan menjadi ratusan dalam satu hari.

Lonjakan ini mendorong pemerintah untuk bergerak cepat dengan memperluas pengujian. Sayangnya sumber daya yang dimiliki belum mampu menangani.

Baca Juga: Filipina hentikan suntikan vaksin AstraZeneca untuk orang di bawah 60 tahun

Pemerintah telah mengadakan pengujian massal sendiri di distrik Bangkok di mana cluster dilaporkan, sebagian besar melibatkan bar atau tempat hiburan yang telah dipesan ditutup selama dua minggu.

Pada hari Kamis (8/4), Thailand melaporkan 405 kasus baru. Demi menghindari potensi paparan virus, hampir sepertiga menteri kabinet terpaksa mengisolasi diri.

Peningkatan ekstrem dalam jumlah infeksi harian ini menjadi tantangan baru bagi Thailand yang akan merayakan festival tahunan Songkran minggu depan.

Momen festival Songkran dipastikan akan membentuk kerumuman massa dalam jumlah besar. Songkran terkenal dengan tradisi perang air yang kerap menjadi daya tarik wisata.

Tantangan semakin sulit ketika pada hari Rabu (7/4) Thailand mengkonfirmasi keberadaan varian virus korona B.1.1.7 yang sangat mudah menular yang pertama kali diidentifikasi di Inggris.

Selanjutnya: Program bantuan vaksin COVAX telah berhasil menjangkau lebih dari 100 negara




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Strategi Implementasi PP 20 tahun 2026 (PPh Final UMKM) dan Mitigasi Risiko SP2DK

[X]
×