kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.711.000   2.000   0,07%
  • USD/IDR 17.818   -194,00   -1,08%
  • IDX 6.008   121,62   2,07%
  • KOMPAS100 794   18,85   2,43%
  • LQ45 597   10,61   1,81%
  • ISSI 206   5,10   2,54%
  • IDX30 339   4,60   1,38%
  • IDXHIDIV20 418   3,54   0,86%
  • IDX80 90   1,96   2,24%
  • IDXV30 113   2,76   2,50%
  • IDXQ30 109   1,12   1,03%

DeepSeek Pangkas Harga Model AI V4-Pro hingga 75% Secara Permanen


Sabtu, 23 Mei 2026 / 22:08 WIB
DeepSeek Pangkas Harga Model AI V4-Pro hingga 75% Secara Permanen
ILUSTRASI. DEEPSEEK-MARKETS/ ( REUTERS/Dado Ruvic)


Sumber: Reuters | Editor: Tri Sulistiowati

KONTAN.CO.ID - Perusahaan rintisan kecerdasan buatan China, DeepSeek, akan menurunkan harga secara permanen sebesar 75% untuk model kecerdasan buatan unggulannya, V4-Pro, sehingga harganya tetap seperempat dari harga semula, kata perusahaan tersebut dalam sebuah pernyataan pada hari Sabtu (23/5).

DeepSeek tidak mengungkapkan apakah penurunan harga permanen tersebut disebabkan oleh peningkatan pasokan chip Ascend 950 Huawei, yang digunakan untuk memaksimalkan kinerja V4.

Baca Juga: Bangladesh Hadapi Wabah Campak Terburuk dalam Beberapa Dekade

Perusahaan memangkas biaya API V4-Pro menjadi antara 0,025 dan 6 yuan per juta token (sekitar US$0,0035 hingga US$0,83) tergantung pada jenis penggunaan, dari sebelumnya 0,1 hingga 24 yuan, demikian pernyataan tersebut. “Sebuah ‘token’ adalah unit teks yang diproses oleh model AI.”

Penjualan chip AI Huawei telah diuntungkan dari kontrol ekspor AS yang mencegah Nvidia menjual semikonduktor tercanggihnya di Tiongkok, meskipun pembatasan terpisah pada ekspor peralatan pembuatan chip telah membatasi kemampuan Huawei untuk meningkatkan produksi Ascend.

Saat DeepSeek meluncurkan V4 bulan lalu, mereka mengatakan versi Pro akan berharga hingga 12 kali lebih mahal daripada versi Flash yang kurang bertenaga karena keterbatasan kapasitas komputasi kelas atas, yang membatasi ketersediaan.

Mereka juga mengatakan harga Pro diperkirakan akan turun tajam setelah supernode Huawei Ascend 950 diluncurkan dalam jumlah besar pada paruh kedua tahun ini.

Baca Juga: CEO Nvidia Sebut Pasar CPU AI Bisa Tembus US$200 Miliar




TERBARU
Kontan Academy
Langganan Business Insight Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value

[X]
×