kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.805.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.241   -67,00   -0,39%
  • IDX 7.129   -249,12   -3,38%
  • KOMPAS100 967   -37,26   -3,71%
  • LQ45 691   -25,11   -3,51%
  • ISSI 259   -8,46   -3,16%
  • IDX30 382   -11,34   -2,88%
  • IDXHIDIV20 471   -11,15   -2,31%
  • IDX80 108   -4,04   -3,60%
  • IDXV30 137   -2,36   -1,69%
  • IDXQ30 123   -3,19   -2,53%

China Makin Mandiri, DeepSeek Rilis Model AI untuk Chip Huawei


Jumat, 24 April 2026 / 18:54 WIB
China Makin Mandiri, DeepSeek Rilis Model AI untuk Chip Huawei
ILUSTRASI. DeepSeek (REUTERS/Dado Ruvic)


Sumber: Reuters | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID - Startup kecerdasan buatan asal China, DeepSeek, memperkenalkan pratinjau model AI terbarunya yang dioptimalkan untuk berjalan pada chip buatan Huawei.

Langkah ini menegaskan upaya China untuk memperkuat kemandirian teknologi di tengah pembatasan akses terhadap chip canggih dari Amerika Serikat.

Melansir Reuters Jumat (24/4/2026), model terbaru bernama V4 versi Pro tersebut diklaim memiliki performa unggul dibandingkan sebagian besar model open-source dalam pengujian pengetahuan global.

Baca Juga: Italia Menolak Keras! Usulan Gantikan Iran di Piala Dunia Picu Kontroversi

Bahkan, performanya disebut hanya berada di bawah model tertutup Gemini-Pro-3.1 milik Google.

Kolaborasi erat antara DeepSeek dan Huawei menjadi sorotan, mengingat sebelumnya DeepSeek banyak bergantung pada chip dari Nvidia.

Kini, model V4 dirancang agar dapat berjalan di seluruh lini sistem komputasi Ascend milik Huawei.

Pengamat industri menilai langkah ini sebagai tonggak penting bagi industri AI China. Chip Ascend disebut sebagai alternatif terbaik buatan dalam negeri untuk menggantikan dominasi Nvidia.

Selama ini, sebagian besar model AI global dikembangkan menggunakan chip Nvidia. Namun, pembatasan ekspor dari Amerika Serikat sejak 2022 mendorong China mempercepat pengembangan teknologi domestik.

Baca Juga: Pasar Global Bergejolak, Minyak Melonjak di Tengah Kebuntuan AS–Iran

CEO Nvidia Jensen Huang bahkan sempat mengungkapkan kekhawatirannya terhadap potensi kehilangan ekosistem pengembang di China akibat kebijakan tersebut.

Peluncuran model V4 juga terjadi di tengah meningkatnya tensi teknologi antara AS dan China. Pemerintah AS menuduh China melakukan pelanggaran kekayaan intelektual di sektor AI, meski belum jelas dampaknya terhadap hubungan bilateral ke depan.

Di sisi lain, Huawei menyatakan telah bekerja sama secara intensif dengan DeepSeek agar model V4 dapat berjalan optimal di perangkat keras mereka.

Persaingan di industri chip China pun semakin memanas. Saham produsen chip lokal seperti Semiconductor Manufacturing International Corporation dan Huahong Semiconductor melonjak masing-masing sekitar 10% dan 15% setelah peluncuran ini.

Meski demikian, DeepSeek menghadapi tantangan dari banyak pesaing, baik global maupun domestik.

Beberapa negara Barat bahkan telah melarang penggunaan model DeepSeek di institusi pemerintah karena kekhawatiran terkait privasi data.

Baca Juga: Saham Intel Melonjak 28%, Sinyal Kebangkitan CPU di Era AI

Di pasar domestik, dominasi DeepSeek juga mulai tergerus oleh pemain lain seperti Zhipu AI dan MiniMax. Peluncuran V4 bahkan sempat menekan saham kedua perusahaan tersebut.

DeepSeek menyebut model V4 dirancang untuk mendukung pengembangan AI agent, yakni sistem yang mampu menjalankan tugas kompleks secara mandiri, melampaui kemampuan chatbot konvensional.

Selain versi Pro, DeepSeek juga menghadirkan versi Flash dengan biaya lebih rendah. Versi pratinjau ini memungkinkan perusahaan mengumpulkan masukan pengguna sebelum peluncuran final, meski belum ada kepastian waktu rilis resminya.

Baca Juga: Harga Energi Naik Industri Tekstil Asia Tertekan, Ancam Harga Fast Fashion Global

Didukung oleh High-Flyer Capital Management, DeepSeek dilaporkan tengah membidik pendanaan baru dengan valuasi di atas US$20 miliar.

Sejumlah raksasa teknologi seperti Alibaba dan Tencent disebut sedang menjajaki peluang investasi.

Langkah DeepSeek ini menandai babak baru persaingan global di sektor AI, di mana kemandirian teknologi menjadi kunci utama dalam menghadapi dinamika geopolitik yang semakin kompleks.




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Capital Structure

[X]
×