kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.670.000   19.000   0,72%
  • USD/IDR 17.981   -32,00   -0,18%
  • IDX 5.876   131,22   2,28%
  • KOMPAS100 765   20,79   2,79%
  • LQ45 582   16,29   2,88%
  • ISSI 204   4,37   2,19%
  • IDX30 329   8,59   2,68%
  • IDXHIDIV20 406   11,61   2,94%
  • IDX80 87   2,30   2,72%
  • IDXV30 110   2,89   2,69%
  • IDXQ30 106   3,06   2,97%

Bendung virus corona, Malaysia larang masuk warga China yang tiba dari Wuhan


Senin, 27 Januari 2020 / 16:38 WIB
ILUSTRASI. Suasana lengang kota Wuhan, China, setelah kota ini diisolasi untuk mencegah penyebaran virus corona


Sumber: Reuters | Editor: Khomarul Hidayat

KONTAN.CO.ID - KUALA LUMPUR. Malaysia memberlakukan larangan masuk untuk sementara waktu terhadap warga negara Cina yang tiba dari kota Wuhan dan provinsi Hubei sekitarnya untuk membendung penyebaran wabah koronavirus.

Larangan ini mulai berlaku sejak Senin (27/1). Reuters melaporkan, Pemerintah Malaysia memutuskan memberlakukan larangan sementara dengan segera setelah meningkatnya jumlah kematian di China, yang kini mencapai 81 orang.

Baca Juga: WNI yang berada di Wuhan terus dipantau pemerintah

Malaysia telah melaporkan empat kasus virus corona, yang dapat menyebabkan pneumonia. Masih belum jelas seberapa berbahaya virus corona itu dan seberapa mudah menyebar di antara manusia.

Larangan itu akan dicabut begitu situasinya kembali normal, demikian bunyi pernyataan pemerintah Malaysia itu.

Akhir pekan lalu, Menteri Kesehatan Dzulkefly Ahmad mengatakan tiga orang yang terinfeksi adalah warga negara Tiongkok dan terkait dengan pria berusia 66 tahun yang dikonfirmasi oleh otoritas kesehatan Singapura telah dinyatakan positif terkena virus.

Orang-orang yang terinfeksi adalah seorang wanita berusia 65 tahun, yang adalah istri dari pria yang terdeteksi dengan virus di Singapura, dan dua cucu mereka, berusia 11 dan 2, kata Dzulkefly.

Baca Juga: Jumlah korban virus corona bertambah jadi 81 orang, China perpanjang libur Imlek




TERBARU

[X]
×