kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.576.000   -5.000   -0,19%
  • USD/IDR 17.913   -79,00   -0,44%
  • IDX 6.037   27,39   0,46%
  • KOMPAS100 777   3,53   0,46%
  • LQ45 595   3,08   0,52%
  • ISSI 210   1,46   0,70%
  • IDX30 331   2,54   0,77%
  • IDXHIDIV20 423   3,72   0,89%
  • IDX80 89   0,46   0,52%
  • IDXV30 115   0,93   0,82%
  • IDXQ30 108   0,61   0,57%

Berdasarkan Psikologi, 6 Hal yang Dilakukan Orang Miskin untuk Pura-Pura jadi Kaya


Kamis, 26 Desember 2024 / 04:29 WIB
ILUSTRASI. Dalam masyarakat yang didorong oleh status, untuk menaikkan status kekayaan, seseorang menampilkan perilaku yang berlawanan dengan kondisinya.


Reporter: Barratut Taqiyyah Rafie, Barratut Taqiyyah Rafie | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

4. Terobsesi merek

Orang kaya otentik biasanya menunjukkan penanda kekayaan mereka dengan memiliki barang-barang berkualitas tinggi daripada memamerkan merek-merek mewah.

Sementara, orang miskin kerap mengacu pada logo merek untuk pengakuan sosial daripada apresiasi daya tahan suatu barang.

5. Imitasi menjadi gaya hidup

Mengejar item mewah imitasi merupakan pendekatan yang sangat bermasalah untuk mencoba menciptakan ilusi kekayaan. Perilaku ini mendukung pasar ilegal dan mencerminkan pola pura-pura kaya yang menyesatkan. 

Tonton: Pemilik ByteDance Naik ke Puncak Tertinggi Daftar Orang Terkaya China, Ini Sosoknya

6. Lebih besar pasak daripada tiang

Mempertahankan tempat tinggal atau gaya hidup yang mahal dengan mengorbankan stabilitas keuangan merupakan strategi orang yang pura-pura kaya. 

Aksi ini sering menyebabkan sulitnya untuk melakukan penghematan, tingkat utang yang tinggi, dan posisi keuangan yang rentan.




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×