kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45891,58   -16,96   -1.87%
  • EMAS1.358.000 -0,37%
  • RD.SAHAM 0.05%
  • RD.CAMPURAN 0.03%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.00%

Bill Gates-Warren Buffett bangun reaktor nuklir senilai Rp 14,32 triliun di Wyoming


Jumat, 04 Juni 2021 / 07:56 WIB
Bill Gates-Warren Buffett bangun reaktor nuklir senilai Rp 14,32 triliun di Wyoming
ILUSTRASI. Bill Gates dan Warren Buffett, akan membangun reaktor nuklir generasi berikutnya senilai US$ 1 miliar atau Rp 14,32 triliun (kurs Rp 14.300) di Wyoming. REUTERS/Shannon Stapleton


Sumber: Reuters | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

KONTAN.CO.ID - NEW YORK. Duo miliarder, Bill Gates dan Warren Buffett, akan membangun reaktor nuklir generasi berikutnya senilai US$ 1 miliar atau Rp 14,32 triliun (kurs Rp 14.300) di Wyoming. Hal tersebut diungkapkan oleh Gubernur Wyoming Mark Gordon pada hari Rabu (3/6/2021).

Melansir Reuters, perusahaan milik Gates (TerraPower) dan perusahaan listrik Buffett (PacifiCorp), mengatakan dalam siaran pers bahwa mereka telah memilih Wyoming untuk proyek reaktor pertama mereka, yang disebut Natrium, di lokasi pabrik batu bara tua.

TerraPower dan PacifiCorp mengatakan, lokasi yang tepat dari pabrik demonstrasi reaktor Natrium diperkirakan akan diumumkan pada akhir tahun. 

Reaktor kecil yang maju, yang menggunakan bahan bakar yang berbeda dari reaktor tradisional, dianggap oleh sejumlah pihak sebagai teknologi bebas karbon kritis yang dapat melengkapi sumber daya intermiten seperti angin dan matahari karena negara berusaha untuk mengurangi emisi yang menyebabkan perubahan iklim.

Baca Juga: Warren Buffett benci bitcoin dan sebut mata uang kripto ini sebagai racun tikus

"Ini adalah jalur tercepat dan terjelas kami untuk menjadi negatif karbon," kata Gubernur Wyoming Mark Gordon. 

Dia menambahkan, "Tenaga nuklir jelas merupakan bagian dari strategi energi di Wyoming." 

Informasi saja, Wyoming merupakan penghasil batu bara terbesar di Amerika.

Proyek ini memiliki reaktor cepat berpendingin natrium 345 megawatt dengan penyimpanan energi berbasis garam cair yang dapat meningkatkan output daya sistem hingga 500 MW selama permintaan daya puncak. TerraPower mengatakan tahun lalu bahwa pabrik akan menelan biaya sekitar US$ 1 miliar.

Baca Juga: Sederhana ala Warren Buffett: Tak pernah pindah rumah, beli mobil dengan harga diskon




TERBARU
Kontan Academy
Success in B2B Selling Omzet Meningkat dengan Digital Marketing #BisnisJangkaPanjang, #TanpaCoding, #PraktekLangsung

[X]
×