kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.837.000   27.000   0,96%
  • USD/IDR 16.991   62,00   0,37%
  • IDX 7.097   -67,03   -0,94%
  • KOMPAS100 977   -12,33   -1,25%
  • LQ45 719   -12,76   -1,74%
  • ISSI 250   -1,82   -0,73%
  • IDX30 391   -7,50   -1,88%
  • IDXHIDIV20 489   -9,60   -1,93%
  • IDX80 110   -1,54   -1,38%
  • IDXV30 134   -2,11   -1,54%
  • IDXQ30 128   -2,18   -1,68%

Booming IPO, Gree ingin listing di bursa luar Jepang


Selasa, 05 Juli 2011 / 17:06 WIB
ILUSTRASI. Puluhan ribu unit bisnis di Jepang benar-benar merasakan dampak virus corona.


Sumber: Bloomberg | Editor: Johana K.

TOKYO Maraknya penawaran saham perdana perusahaan internet di Amerika Serikat (AS), menarik perhatian Yoshikazu Tanaka, pemilik Gree Inc, untuk mendaftarkan sahamnya di bursa luar negeri. "Banyak perusahaan Jepang telah listing di luar negeri, setelah mendaftarkan sahamnya di Tokyo Stock Exchange," ujar Tanaka, 34 tahun, yang juga menjadi miliarder termuda Jepang ini.

Langkah tersebut memungkinkan Gree untuk bergabung dengan LinkedIn Corp dan China Renren Inc, sebagai perusahaan yang memanfaatkan perkembangan selera investor terhadap saham-saham perusahaan media sosial.

Sementara itu, Yusuke Tsunoda, analis Tokai Tokyo Securities Co berpendapat, sebelum Gree melakukan ekspansi internasional, mereka harus memperkuat struktur bisnisnya. "Mereka juga harus fokus pada pasar smartphone domestik, sebelum ekspansi internasional," ujarnya.

Bloomberg mencatat, jumlah pengajuan IPO perusahaan-perusahaan yang berbasis internet di AS naik ke level tertinggi dalam 11 tahun terakhir ini. Tahun ini, lebih dari 50 perusahaan yang terkait dengan internet itu mengajukan IPO di AS. Ini merupakan jumlah terbesar sejak 164 perusahaan dalam industri ini mengumumkan rencana IPO sepanjang tahun 2000.




TERBARU

[X]
×