kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.863.000   45.000   1,60%
  • USD/IDR 17.144   14,00   0,08%
  • IDX 7.676   175,76   2,34%
  • KOMPAS100 1.063   25,24   2,43%
  • LQ45 764   17,96   2,41%
  • ISSI 277   5,37   1,98%
  • IDX30 406   7,07   1,77%
  • IDXHIDIV20 492   5,61   1,15%
  • IDX80 119   2,81   2,42%
  • IDXV30 137   1,27   0,94%
  • IDXQ30 130   1,67   1,30%

AS Perintahkan Beberapa Staf Diplomatik Tinggalkan Timur Tengah


Selasa, 03 Maret 2026 / 14:41 WIB
AS Perintahkan Beberapa Staf Diplomatik Tinggalkan Timur Tengah
ILUSTRASI. AS memerintahkan personel pemerintah non-darurat dan anggota keluarga mereka untuk meninggalkan Qatar, Kuwait, Bahrain, Irak, dan Yordania. (REUTERS/Amir Cohen)


Sumber: Reuters | Editor: Khomarul Hidayat

KONTAN.CO.ID - DUBAI. Amerika Serikat (AS) pada Selasa (3/3/2025), memerintahkan personel pemerintah non-darurat dan anggota keluarga mereka untuk meninggalkan Qatar, Kuwait, Bahrain, Irak, dan Yordania.

AS juga memerintahkan mereka untuk menutup beberapa misi diplomatik di seluruh wilayah tersebut seiring meningkatnya ketegangan dengan Iran.

Seperti dilansir Reuters, misi AS di Arab Saudi ditutup pada 3 Maret setelah serangan pesawat tak berawak, dengan warga Amerika di Jeddah, Riyadh, dan Dhahran diminta untuk tetap berlindung di tempat masing-masing.

Baca Juga: AS Siapkan Langkah Redam Lonjakan Harga Minyak

Kedutaan Besar AS di Kuwait mengatakan akan tetap tutup hingga pemberitahuan lebih lanjut, dan semua janji temu konsuler reguler dan darurat dibatalkan.

Di Israel, Kedutaan Besar AS mengatakan tidak dalam posisi untuk mengevakuasi atau secara langsung membantu warga Amerika yang ingin meninggalkan negara itu dan menyarankan warga untuk membuat rencana keamanan mereka sendiri.

Langkah-langkah ini diambil seiring dengan meluasnya konflik yang melibatkan Amerika Serikat, Israel, dan Iran di seluruh wilayah, yang mendorong peningkatan tindakan pencegahan keamanan di fasilitas diplomatik AS dan pembatasan perjalanan yang tidak penting ke instalasi militer.

Baca Juga: Benjamin Netanyahu: Perang AS-Israel Lawan Iran Tak Akan Berlarut




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Effective Warehouse Management

[X]
×