Sumber: Reuters | Editor: Yudho Winarto
KONTAN.CO.ID - Amerika Serikat (AS) akan mengambil langkah untuk menekan kenaikan harga energi akibat lonjakan harga minyak yang dipicu konflik dengan Iran, kata Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio pada Senin (2/3/2026).
Berbicara kepada wartawan di Capitol Hill, Rubio mengatakan Menteri Keuangan Scott Bessent dan Menteri Energi Chris Wright akan mengumumkan rencana tersebut pada Selasa (3/3/2026).
Baca Juga: Konflik Timur Tengah Hantam Saham Penerbangan, Permintaan Maskapai Asia Meledak
“Mulai besok, Anda akan melihat kami meluncurkan tahapan-tahapan untuk mencoba memitigasi dampak tersebut ... Kami sudah mengantisipasi ini bisa menjadi masalah,” ujar Rubio.
Presiden Donald Trump dijadwalkan bertemu dengan Bessent dan Wright pada pukul 14.00 waktu setempat (1900 GMT) pada Selasa, menurut agenda yang dirilis Gedung Putih.
Harga minyak dan gas melonjak pada Senin setelah serangan Israel dan AS terhadap Iran serta aksi balasan Teheran yang memaksa penutupan fasilitas minyak dan gas di kawasan tersebut serta mengganggu pelayaran di Selat Hormuz, jalur penting bagi distribusi energi global.
Baca Juga: Donald Trump Berupaya Benarkan Perang Iran, Tujuan Operasi Dinilai Berubah-ubah
Departemen Energi dan Departemen Keuangan belum memberikan tanggapan atas permintaan komentar.













