kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.655.000   5.000   0,19%
  • USD/IDR 18.087   -43,00   -0,24%
  • IDX 5.924   11,92   0,20%
  • KOMPAS100 771   1,79   0,23%
  • LQ45 589   1,88   0,32%
  • ISSI 204   0,51   0,25%
  • IDX30 334   0,92   0,28%
  • IDXHIDIV20 413   1,96   0,48%
  • IDX80 88   0,34   0,39%
  • IDXV30 112   1,14   1,02%
  • IDXQ30 107   0,13   0,12%

Butuh dana segar, Boeing berpotensi terbitkan obligasi miliaran dolar


Rabu, 29 April 2020 / 15:02 WIB
ILUSTRASI. Pesawat jet penumpang baru Boeing [NYSE:BA] 777X telah melakukan penerbangan perdana hari ini, dan akan memasuki fase berikutnya dalam program uji terbang yang sangat ketat.


Reporter: Laurensius Marshall Sautlan Sitanggang | Editor: Tendi Mahadi

Sederhananya, bantuan likuiditas berbentuk fasilitas kredit tersebut akan diberikan kepada perusahaan yang menerbitkan obligasi tanpa memberikan persyaratan yang ketat, seperti batasan pembayaran dividen atau kompensasi eksekutif.

Calhoun mengatakan kepada investor pada rapat pemegang saham tahunan (RUPST) pada hari Senin (27/4) bahwa perusahaan memang memerlukan pinjaman lebih banyak agar bisa bertahan selama enam bulan ke depan.

Baca Juga: Troy Sneed, penyanyi gospel meninggal dunia karena komplikasi virus corona.

Lembaga Pemeringkat Kredit Moody's Investor Service Inc memperkirakan bahwa kebutuhan pendanaan Boeing di tahun 2020 bisa mencapai US$ 30 miliar. Perusahaan telah memenuhi beberapa likuiditas jangka pendek, seperti penarikan kredit sebesar US$ 13,8 miliar pada bulan Maret 2020.

Langkah efisiensi pun juga sudah dilakukan seperti menangguhkan rencana pembagian dividen.




TERBARU

[X]
×