kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.630.000   -15.000   -0,57%
  • USD/IDR 17.910   40,00   0,22%
  • IDX 5.662   -158,96   -2,73%
  • KOMPAS100 731   -21,13   -2,81%
  • LQ45 557   -15,85   -2,77%
  • ISSI 196   -4,87   -2,42%
  • IDX30 317   -8,35   -2,57%
  • IDXHIDIV20 392   -9,38   -2,34%
  • IDX80 83   -2,44   -2,85%
  • IDXV30 106   -1,97   -1,82%
  • IDXQ30 103   -2,28   -2,17%

Cadangan minyak Korsel meningkat tajam


Selasa, 16 Juni 2015 / 13:01 WIB


Reporter: Yuwono Triatmodjo | Editor: Yudho Winarto

SEOUL. Impor minyak mentah Korea Selatan menunjukkan posisi tertinggi dalam 14 tahun terakhir. Cadangan minyak di Negeri Ginseng, meningkat menjadi 12,92 juta metrik ton pada akhir Mei 2015, tertinggi sejak Januari tahun 2001.

Kebutuhan minyak Korea Selatan selama ini 80% dipasok dari kawasan Timur Tengah. Sejak tahun 2000, Korea Selatan mengimpor sebanyak 4,73 juta ton dari Arab Saudi.

Bloomberg, Senin (15/6) melaporkan, Arab Saudi sebagai produsen minyak terbesar dalam organisasi negara pengekspor minyak atau Organization of the Petroleum Exporting Countries (OPEC), telah meningkatkan penjualan minyak dalam tiga dekade terakhir.

Saat ini, harga minyak juga sudah kembali menguat setelah terjungkal ke posisi terendah pada beberapa bulan silam. Penguatan harga minyak juga didorong oleh spekulasi perlambatan produksi minyak di Amerika Serikat (AS). OPEC saat ini berkomitmen menjaga jumlah produksi minyak.




TERBARU

[X]
×