Canoo Akan Tingkatkan Produksi Mobil Listriknya di AS

Kamis, 16 Desember 2021 | 09:55 WIB   Reporter: Adrianus Octaviano
Canoo Akan Tingkatkan Produksi Mobil Listriknya di AS

ILUSTRASI. Ilustrasi mobil listrik. Tribunnews/Jeprima


KONTAN.CO.ID - DETROIT. Startup kendaraan listrik Canoo Inc sedang mempercepat rencana produksinya di Amerika Serikat sambil mengakhiri kesepakatannya untuk VDL Nedcar di Belanda untuk menjadi produsen kontraknya di Eropa.

Perusahaan yang berbasis di Arkansas itu mengatakan peralihan dari menggunakan VDL Nedcar di luar negeri menjadi mengandalkan pabrik yang dibangunnya di barat laut Arkansas dan Pryor, Oklahoma, dibuat untuk mengurangi kerentanan rantai pasokan dan biaya pengiriman ke luar negeri, serta meningkatkan kecepatan ke pasar untuk kendaraannya.

"Inisiatif yang diumumkan hari ini adalah langkah lain dalam menjalankan strategi kami untuk mengurangi risiko dan meningkatkan kepastian. Kami telah menyimpulkan bahwa membangun di Amerika lebih selaras dengan misi kami,” ujar Chief Executive Tony Aquila dikutip dari Reuters, Kamis (16/12).

Ia menambahkan, sementara kesepakatan dengan VDL Nedcar sudah mati, itu masih menjajaki peluang kemitraan di Eropa dengan induk perusahaan Belanda, VDL Groep BV. VDL Nedcar akan mengembalikan pembayaran di muka Canoo sebesar US$ 30,4 juta, tetapi VDL Groep akan membeli saham Canoo senilai US$ 8,4 juta.

Baca Juga: Otoritas China Audit Aset Evergrande dan Pemiliknya, Namun Tak Ada Rencana Jual Cepat

Canoo mengatakan memulai produksi di Oklahoma tetap pada jalurnya untuk akhir 2023, tetapi juga sekarang mengharapkan untuk mulai membangun kendaraan listrik di Arkansas tahun depan, daripada menggunakan pabrik VDL Nedcar.

Target dari Canoo ialah memproduksi 3.000 hingga 6.000 EV tahun depan di Arkansas, naik dari target sebelumnya hingga 1.000 unit di luar negeri. Ia juga berencana untuk memproduksi 14.000 hingga 17.000 EV pada tahun 2023, dibandingkan dengan target sebelumnya sebesar 15.000.

Perusahaan juga memberikan target produksi 40.000 hingga 50.000 kendaraan untuk 2024, dan 70.000 hingga 80.000 unit untuk 2025. Canoo sebelumnya mengatakan pabrik Oklahoma akan memproduksi lebih dari 150.000 unit per tahun dengan kapasitas penuh.

Sekadar informasi, akhir tahun lalu Canoo go public melalui merger dengan perusahaan cangkang (SPAC). Pada bulan April, itu mengubah CEO, dengan Aquila, mantan eksekutif perangkat lunak dan salah satu pemegang saham terbesar Canoo, mengambil alih.

Editor: Herlina Kartika Dewi

Terbaru