kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.660.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.935   -9,00   -0,05%
  • IDX 5.896   -102,90   -1,72%
  • KOMPAS100 764   -13,28   -1,71%
  • LQ45 584   -4,02   -0,68%
  • ISSI 203   -5,25   -2,52%
  • IDX30 331   -1,77   -0,53%
  • IDXHIDIV20 408   -0,87   -0,21%
  • IDX80 87   -1,24   -1,41%
  • IDXV30 110   -1,47   -1,32%
  • IDXQ30 107   -0,13   -0,12%

Cari pasokan LNG, Jepang gandeng Korea Selatan


Kamis, 21 Juni 2012 / 12:51 WIB
ILUSTRASI. Fabby Tumiwa, Ketua Umum Asosiasi Energi Surya Indonesia.


Reporter: Asnil Bambani Amri, NHK | Editor: Asnil Amri

TOKYO. Pejabat pemerintah Jepang berencana menggalang kerja sama dengan Korea Selatan, untuk mendapatkan pengadaan gas alam cair (LNG). Kerja sama dibutuhkan Jepang guna mendapatkan pasokan tambahan LNG lebih banyak lagi.

Jepang membutuhkan LNG lebih banyak untuk menggerakkan pembangkit listriknya. Maklum, pembangkit listrik tenaga nuklir mereka berfungsi lagi sejak gempa dan tsunami tahun lalu. Akibat pembangkit nuklir tak berfungsi, Jepang memaksimalkan penggunaan pembangkit listrik berbahan bakar gas alam cair.

Kenaikan impor LNG itu bahkan memperburuk kinerja perdagangan Jepang. Namun begitu, pemerintah Jepang mengambil risiko defisit perdagangan, daripada tidak mendapatkan listrik dari pembangkit yang menggunakan sumber energi LNG dan minyak.

Salah satu rencana Jepang untuk mendapatkan LNG dari Korea Selatan adalah dengan melakukan negosiasi harga. Saat ini, Jepang dan Korea Selatan merupakan konsumen LNG utama. Kedua negara ini merupakan konsumen 50% ekspor LNG dunia.




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Inventory Management: From Chaos to Control Sales Coaching: Lead Better, Sell More!

[X]
×