kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   -20.000   -0,70%
  • USD/IDR 17.500   -30,00   -0,17%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Cari pasokan LNG, Jepang gandeng Korea Selatan


Kamis, 21 Juni 2012 / 12:51 WIB
ILUSTRASI. Fabby Tumiwa, Ketua Umum Asosiasi Energi Surya Indonesia.


Reporter: Asnil Bambani Amri, NHK | Editor: Asnil Amri

TOKYO. Pejabat pemerintah Jepang berencana menggalang kerja sama dengan Korea Selatan, untuk mendapatkan pengadaan gas alam cair (LNG). Kerja sama dibutuhkan Jepang guna mendapatkan pasokan tambahan LNG lebih banyak lagi.

Jepang membutuhkan LNG lebih banyak untuk menggerakkan pembangkit listriknya. Maklum, pembangkit listrik tenaga nuklir mereka berfungsi lagi sejak gempa dan tsunami tahun lalu. Akibat pembangkit nuklir tak berfungsi, Jepang memaksimalkan penggunaan pembangkit listrik berbahan bakar gas alam cair.

Kenaikan impor LNG itu bahkan memperburuk kinerja perdagangan Jepang. Namun begitu, pemerintah Jepang mengambil risiko defisit perdagangan, daripada tidak mendapatkan listrik dari pembangkit yang menggunakan sumber energi LNG dan minyak.

Salah satu rencana Jepang untuk mendapatkan LNG dari Korea Selatan adalah dengan melakukan negosiasi harga. Saat ini, Jepang dan Korea Selatan merupakan konsumen LNG utama. Kedua negara ini merupakan konsumen 50% ekspor LNG dunia.




TERBARU

[X]
×