CLOSE [X]
kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.601.000   -9.000   -0,34%
  • USD/IDR 17.880   -62,00   -0,35%
  • IDX 6.340   108,24   1,74%
  • KOMPAS100 839   16,49   2,00%
  • LQ45 637   8,89   1,42%
  • ISSI 218   3,63   1,69%
  • IDX30 358   3,90   1,10%
  • IDXHIDIV20 444   3,51   0,80%
  • IDX80 96   1,59   1,69%
  • IDXV30 119   0,82   0,69%
  • IDXQ30 115   1,03   0,91%

Cegah impor corona, Hong Kong akan wajibkan pelancong untuk dikarantina


Selasa, 17 Maret 2020 / 15:25 WIB
ILUSTRASI. Warga mengenakan masker di Hong Kong. Hong Kong akan wajibkan pelancong untuk dikarantina selama 14 hari untuk mencegah impor corona. REUTERS/Tyrone Siu


Sumber: South China Morning Post | Editor: Tendi Mahadi

Dia mengatakan sebagian besar kasus yang dikonfirmasi dalam dua minggu sebelumnya melibatkan pasien yang baru-baru ini berada di luar negeri. "Jika kita tidak memaksakan tindakan lebih keras pada tahap ini, upaya kita sebelumnya untuk mencegah penyebaran penyakit selama dua bulan ini bisa sia-sia," kata Lam.

"Jika semua kasus impor ini menyebabkan wabah komunitas, konsekuensinya tidak terbayangkan dan menambah beban pada sistem kesehatan masyarakat," lanjut dia.

Baca Juga: Thailand umumkan 30 kasus virus corona baru

Namun Hong Kong tidak memberlakukan larangan bepergian, karena dinilai Lam akan terlalu drastis. Karena semua kasus impor melibatkan penduduk Hong Kong dan beberapa pelancong mungkin masih harus melakukan perjalanan yang diperlukan ke kota tersebut.

Sementara itu pemerintah Makau mengumumkan akan memblokir masuknya semua orang yang bukan penduduk asli kecuali mereka yang berasal dari China daratan, Hong Kong dan Taiwan mulai hari Rabu. 




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Strategi Implementasi PP 20 tahun 2026 (PPh Final UMKM) dan Mitigasi Risiko SP2DK

[X]
×