kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.574.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.913   -79,00   -0,44%
  • IDX 6.037   27,39   0,46%
  • KOMPAS100 777   3,53   0,46%
  • LQ45 595   3,08   0,52%
  • ISSI 210   1,46   0,70%
  • IDX30 331   2,54   0,77%
  • IDXHIDIV20 423   3,72   0,89%
  • IDX80 89   0,46   0,52%
  • IDXV30 115   0,93   0,82%
  • IDXQ30 108   0,61   0,57%

Cegah virus corona, Beijing batalkan acara Tahun Baru Imlek


Kamis, 23 Januari 2020 / 20:40 WIB
ILUSTRASI. Wisatawan menggunakan masker saat mengunjungi Lapangan Tiananmen di Beijing, China, 22 Januari 2020.


Reporter: SS. Kurniawan | Editor: S.S. Kurniawan

KONTAN.CO.ID - BEIJING. Pemerintah Kota Beijing membatalkan acara Tahun Baru Imlek sebagai bagian dari upaya nasional untuk mengendalikan penyebaran virus corona baru.

Melansir Channelnewsasia.com, acara Tahun Baru Imlek yang Pemerintah Beijing batalkan termasuk pameran kuil, yang menarik banyak wisatawan dalam beberapa tahun terakhir.

Dalam unggahan di platform Weibo, Kamis (22/1), otoritas Ibu Kota China menyatakan, langkah tersebut untuk membantu pencegahan dan pengendalian epidemi virus corona anyar.

Baca Juga: Sumber asli dari virus corona baru? Kemungkinan ular krait

Beijing Tourism Net di bawah Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Beijing menyebutkan, Beijing Ditan dan Pameran Kuil Longtan yang akan berlangsung 25-29 Januari nanti dibatalkan.

Pameran, yang sudah digelar selama tiga dekade terakhir, menurut kantor berita Xinhua, berhasil menyedot 1,4 juta wisatawan lokal dan asing selama lima hari pada tahun lalu.

Beijing Tourism Net menambahkan, Area Pemandangan Kuil Tanzhe, Area Pemandangan Kuil Jietai, dan Area Pemandangan Gunung Miaofeng di Distrik Mentougou juga akan ditutup.

Baca Juga: Setelah Wuhan, China isolasi Kota Huanggang demi cegah virus corona

Kota Wuhan, tempat virus corona baru muncul, diisolasi pada Kamis (23/1), dengan menghentikan sistem keretaapi dan menutup bandara tanpa batas waktu. Akses jalan tol keluar kota juga ditutup.

Tetangga Wuhan, Kota Huanggang juga diisolasi, dengan menangguhkan layanan angkutan umum dan kereta api pada tengah malam. Menyusul Kota Ezhou menutup stasiun-stasiun keretaapi.

Virus corona baru sejauh ini sudah menewaskan 17 orang dan menginfeksi hampir 600 lainnya di China. Dan, sejumlah negara sudah mengonfirmasi kasus virus mematikan itu.




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×