kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.754.000   -31.000   -1,11%
  • USD/IDR 17.853   30,00   0,17%
  • IDX 6.130   -76,16   -1,23%
  • KOMPAS100 809   -11,59   -1,41%
  • LQ45 620   -10,81   -1,71%
  • ISSI 215   -2,62   -1,20%
  • IDX30 354   -6,31   -1,75%
  • IDXHIDIV20 438   -8,62   -1,93%
  • IDX80 93   -1,35   -1,42%
  • IDXV30 121   -2,44   -1,98%
  • IDXQ30 115   -2,13   -1,83%

CEO Ferrari Bela Mobil Listrik Luce di Tengah Kritikan, Dibanderol Rp 11 Miliar


Kamis, 28 Mei 2026 / 20:00 WIB
CEO Ferrari Bela Mobil Listrik Luce di Tengah Kritikan, Dibanderol Rp 11 Miliar
ILUSTRASI. Mobil listrik Ferrari Luce (via REUTERS/Ferrari)


Sumber: Reuters | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID - CEO Ferrari Benedetto Vigna membela mobil listrik terbaru Ferrari, Luce, di tengah gelombang kritik yang muncul setelah peluncurannya pekan ini.

Menurut Vigna, minat konsumen terhadap model listrik pertama Ferrari tersebut tetap kuat, baik dari pelanggan lama maupun pembeli baru.

Baca Juga: AS Tempatkan Rudal Typhon di Jepang, Rusia Bereaksi Keras

“Ada minat yang sangat kuat, termasuk dari pelanggan baru,” kata Vigna dalam sebuah acara otomotif di Modena, Italia utara, Kamis (28/5/2026).

Ferrari resmi memperkenalkan Luce pada Senin di Roma. Mobil listrik mewah itu dibanderol sekitar 550.000 euro atau sekitar US$ 638.605.

Namun peluncuran tersebut langsung memicu berbagai komentar negatif di media sosial.

Banyak pengguna menilai desain Luce terlalu berbeda dari karakter khas Ferrari yang selama ini identik dengan mesin bensin berperforma tinggi.

Sebagian kritik bahkan menyebut mobil tersebut tidak terlihat seperti Ferrari.

Baca Juga: IBM Siapkan Investasi US$ 10 Miliar untuk Komputer Kuantum Skala Besar

Meski demikian, Vigna menegaskan respons pelanggan yang hadir langsung pada acara peluncuran justru sangat positif.

Ferrari memperlihatkan Luce kepada sekitar 1.600 pelanggan pada Senin dan Selasa, sementara pemesanan resmi mulai dibuka pada Rabu.

“Kami sudah menerima transfer bank. Klien yang hadir di sana menginginkannya,” ujar Vigna.

Ia menambahkan Ferrari akan mengungkap angka pemesanan secara lebih rinci pada Juli mendatang bersamaan dengan laporan kinerja kuartal kedua perusahaan.

Saham Ferrari sempat anjlok lebih dari 8% pada Selasa setelah investor dan pengamat pasar bereaksi dingin terhadap mobil listrik tersebut.

Namun saham perusahaan kembali stabil pada Rabu dan menguat sekitar 1,4% pada perdagangan Kamis.

Vigna meminta para pengkritik untuk melihat dan mencoba langsung mobil tersebut sebelum memberikan penilaian.

Baca Juga: Iran Serang Pangkalan AS di Kuwait, Ketegangan Selat Hormuz Kembali Memanas

Ia juga membantah anggapan bahwa Luce hanya meniru desain mobil listrik lain di pasar, termasuk produk asal China.

“Ketika Anda melihat dan mencobanya, Anda akan langsung memahami bahwa mobil ini tidak meniru siapa pun dan tidak memiliki kesamaan dengan EV lain dari sisi interior, eksterior, maupun performa,” katanya.

Vigna menegaskan, kehadiran Luce tidak berarti Ferrari meninggalkan akar bisnisnya.

Perusahaan tetap akan memproduksi mobil bermesin bensin serta model hybrid di masa mendatang.

Terkait harga Luce yang sangat tinggi, Vigna menilai banderol tersebut wajar untuk sebuah inovasi teknologi premium.

“Adalah hal yang wajar membayar untuk inovasi,” ujarnya.




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×