Sumber: Reuters | Editor: Handoyo
KONTAN.CO.ID - MOSKOW. Pemerintah Rusia memperingatkan bahwa pengerahan sistem rudal Amerika Serikat di wilayah Jepang dalam latihan militer dapat mengancam keamanan perbatasan timur Rusia dan memperburuk stabilitas kawasan Asia-Pasifik.
Kementerian Luar Negeri Rusia pada Kamis (28/5/2026) menyatakan bahwa penggunaan wilayah Jepang untuk penempatan sistem rudal Typhon milik AS selama latihan militer dipandang sebagai langkah yang berpotensi meningkatkan ketegangan regional.
Juru bicara Kementerian Luar Negeri Rusia, Maria Zakharova, mengatakan Moskow menilai langkah tersebut sebagai ancaman langsung terhadap kawasan Timur Jauh Rusia.
“Rusia memandang penyediaan wilayah Jepang untuk penempatan sistem rudal Typhon milik Amerika Serikat selama latihan militer sebagai langkah yang mengancam perbatasan Timur Jauh Rusia,” ujar Zakharova.
Baca Juga: Iran Serang Pangkalan AS di Kuwait, Ketegangan Selat Hormuz Kembali Memanas
Menurut Zakharova, pemerintah Rusia telah berulang kali menyampaikan kekhawatiran kepada Jepang terkait kemungkinan penempatan sistem rudal di wilayah negara tersebut.
Ia menegaskan bahwa pengerahan rudal AS di Jepang akan memberikan dampak negatif yang serius terhadap stabilitas dan keamanan kawasan Asia-Pasifik.
“Moskow telah berulang kali menyampaikan kepada Tokyo bahwa setiap penempatan rudal di Jepang memiliki dampak negatif serius terhadap stabilitas dan keamanan kawasan Asia-Pasifik serta menimbulkan ancaman langsung terhadap perbatasan Timur Jauh kami,” kata Zakharova.
Rusia juga memperingatkan Jepang agar tidak mengambil keputusan yang dianggap bertentangan dengan kepentingan nasional Rusia.
“Kami juga secara rutin memperingatkan pihak Jepang agar tidak mengambil keputusan semacam itu, yang pasti akan kami kategorikan sebagai tindakan sengaja, bermusuhan, dan mengabaikan kepentingan nasional Federasi Rusia,” lanjutnya.













